-
Serangan udara Israel di Jnah Beirut menewaskan empat orang dan melukai puluhan warga sipil.
-
Iran mengklaim menembak jatuh dua pesawat C-130 dan dua helikopter Black Hawk milik AS.
-
Eskalasi militer terus meluas dari Lebanon hingga serangan balasan di wilayah kedaulatan Iran.
Iran mengklaim telah berhasil melumpuhkan aset udara militer Amerika Serikat yang melintas di wilayah konflik tersebut.
Pesawat angkut jenis C-130 Hercules milik AS dilaporkan jatuh setelah menjadi sasaran tembak pasukan pertahanan Iran.
Insiden ini terjadi saat armada Amerika berusaha melakukan misi penyelamatan untuk mengevakuasi kru pesawat tempur mereka.
Ebrahim Zolfaghari selaku perwakilan markas komando militer Iran memberikan penjelasan resmi mengenai jatuhnya pesawat pendukung tersebut.
"Sesuai informasi yang diterima sebelumnya, penyelidikan tambahan oleh para ahli di tempat kejadian menentukan bahwa, sebagai hasil dari tembakan intens dari para pejuang Iran, angkatan bersenjata menembak jatuh dua pesawat angkut militer C-130 dan dua helikopter Black Hawk milik tentara AS," menurut pernyataan tersebut.
Upaya Amerika Serikat untuk membawa pulang pilot jet F-15E yang jatuh sebelumnya dinyatakan tidak berjalan sesuai rencana.
Komando militer Iran menegaskan bahwa intervensi mereka telah mematahkan operasi penyelamatan yang dilakukan oleh unit Black Hawk.
Namun, pernyataan berbeda muncul dari Gedung Putih mengenai status personel militer yang terlibat dalam insiden udara itu.
Presiden Donald Trump memberikan klaim bahwa salah satu pilot yang jatuh telah berhasil dievakuasi ke lokasi aman.
Baca Juga: Dunia Tahan Napas, Iran Ancam Luncurkan "Kejutan Besar" untuk Hancurkan AS-Israel
Puluhan pesawat tempur dan pendukung dikabarkan dikerahkan hanya untuk menjamin keselamatan satu orang kru pesawat tersebut.
Akar dari pertempuran terbuka ini bermula dari serangan yang diarahkan ke Teheran oleh pihak Amerika Serikat dan Israel.
Serangan yang terjadi di akhir Februari tersebut mengakibatkan banyak fasilitas hancur dan warga sipil kehilangan nyawa.
Iran merespons tindakan tersebut dengan meluncurkan serangan balasan ke berbagai instalasi militer milik Amerika di Timur Tengah.
Narasi awal yang dibangun oleh Israel dan AS adalah mengenai upaya pencegahan program nuklir yang dianggap mengancam.
Meski demikian, tujuan akhir dari operasi militer ini bergeser pada isu pergantian struktur kepemimpinan di negara Iran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Pakai Foto AI Buat Respons Laporan Warga: Pemprov DKI Berang, Oknum Disikat, Aturan Ketat Disiapkan
-
Trump Ancam Iran Hidup Menderita Jika Selat Hormuz Ditutup, Siapkan Serangan Besar
-
Babak Baru Kasus Pembunuhan Kacab Bank: 3 Prajurit TNI Jalani Sidang Perdana di PN Militer Hari Ini!
-
Puing Helikopter Black Hawk dan C-130 AS Berserakan di Gurun Iran
-
Misi Penyelamatan Pilot Gagal Total! AS Panik Ledakan Pesawat Sendiri, Rugi Rp3,2 Triliun!
-
Donald Trump Ancam Kirim Neraka ke Iran Jika Selat Hormuz Tidak Dibuka Dalam Waktu 48 Jam Mendatang
-
Imbas Kasus Amsal Sitepu, Kajari dan Kasi Pidsus Karo Diboyong Intel Kejagung ke Jakarta!
-
Dunia Tahan Napas, Iran Ancam Luncurkan "Kejutan Besar" untuk Hancurkan AS-Israel
-
Terancam Dipolisikan JK, Kubu Rismon Sianipar Berdalih Tudingan Dana Rp5 Miliar Hasil Olahan AI
-
Krisis Berlapis! Internet Shutdown, Listrik Terancam Ikut Mati, Warga Iran Cemas