News / Internasional
Senin, 06 April 2026 | 08:05 WIB
Dua pesawat MC-130J AS hancur dalam operasi penyelamatan pilot di Iran. Masing-masing bernilai lebih dari Rp1,6 triliun, menyebabkan kerugian besar bagi Pentagon. [Dok. af.mil]
Baca 10 detik
  • Dua pesawat angkut pasukan khusus AS, MC-130J, dihancurkan dalam operasi penyelamatan pilot F-15E yang ditembak jatuh di Iran.
  • Masing-masing pesawat bernilai lebih dari 100 juta dolar AS, sehingga total kerugian material mencapai lebih dari Rp3,2 triliun.
  • Operasi tersebut berhasil menyelamatkan pilot, namun dengan konsekuensi penghancuran dua aset militer berharga setelah keduanya terjebak di darat.

Suara.com - Upaya penyelamatan pilot yang dilakukan oleh Militer Amerika Serikat di Iran berakhir dengan kerugian finansial yang sangat besar.

Media AS melaporkan bahwa dua unit pesawat MC-130J yang sengaja dihancurkan dalam operasi tersebut masing-masing bernilai lebih dari 100 juta dolar AS atau sekitar Rp1,6 triliun.

Dua pesawat canggih tersebut terpaksa dilenyapkan setelah terjebak di darat saat menjalankan misi penyelamatan kopilot jet tempur F-15E yang sebelumnya ditembak jatuh.

Laporan dari The Wall Street Journal (WSJ) mengonfirmasi bahwa total kerugian dari kedua pesawat tersebut kini melampaui angka 200 juta dolar AS.

Pesawat MC-130J dirancang khusus untuk mengangkut pasukan dan melakukan evakuasi di medan yang sulit, serta mampu melakukan pengisian bahan bakar di udara.

Armada ini juga dikenal karena peralatannya yang canggih, mampu mengintersep sistem pertahanan udara musuh, termasuk rudal pencari panas.

Insiden ini bermula ketika Garda Revolusi Iran mengumumkan pada 3 April bahwa mereka telah menembak jatuh sebuah pesawat tempur di Iran tengah.

Media Iran bahkan sempat melaporkan bahwa pilot pesawat tempur AS tersebut kemungkinan telah ditangkap dan dijadikan tawanan.

Pejabat AS yang berbicara kepada media kemudian mengonfirmasi jatuhnya pesawat tersebut, menyatakan bahwa satu awak telah berhasil diselamatkan sementara upaya pencarian untuk yang kedua masih terus berlanjut.

Baca Juga: Pesawat Tempur AS Rontok Lagi Lawan Iran Hingga Angkatan Udara Kehilangan 7 Armada Udara

Operasi penyelamatan inilah yang kemudian mengerahkan dua pesawat angkut MC-130J yang membawa pasukan khusus.

Namun, misi penyelamatan tersebut menemui kendala setelah kedua pesawat angkut itu "terjebak di darat karena alasan yang tidak diketahui" dan akhirnya "dihancurkan" agar tidak jatuh ke tangan musuh.

Hingga saat ini, pihak militer AS belum memberikan pernyataan resmi mengenai pesawat yang "dihancurkan" tersebut.

Secara terpisah, The New York Times melaporkan bahwa hampir bersamaan dengan jatuhnya F-15, sebuah jet tempur AS kedua juga ditembak jatuh di dekat Selat Hormuz.

Laporan tersebut menyatakan bahwa pilot dari jet kedua itu berhasil selamat.

Presiden AS Donald Trump kemudian mengumumkan bahwa mereka juga telah berhasil menyelamatkan kopilot dari jet tempur F-15E yang ditembak jatuh di Iran.

Load More