- Anggota DPRD DKI Jakarta mengkritik kendala distribusi pangan bersubsidi dan mengusulkan perombakan sistem melalui Rancangan Peraturan Daerah.
- Rancangan Peraturan Daerah bertujuan memastikan penyaluran bantuan sosial pangan berjalan lancar tanpa hambatan birokrasi bagi warga kurang mampu.
- Pemerintah daerah didesak menyerap produksi pertanian perkotaan untuk mendukung kemandirian pangan serta kesejahteraan petani lokal di Jakarta.
Suara.com - Carut-marut distribusi pangan bersubsidi di Jakarta memicu kritik pedas dari parlemen. Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli, menyebut akses pangan bagi warga masih menemui kendala serius, bahkan sering kali berujung pada jalan buntu.
Taufik menilai, sistem distribusi saat ini sudah saatnya dirombak total melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Sistem Pangan.
Regulasi ini diharapkan menjadi instrumen untuk memastikan bantuan sosial (bansos) pangan sampai ke tangan yang tepat tanpa hambatan birokrasi.
“Mudah-mudahan dengan adanya Perda ini, pangan bersubsidi tertangani. Paling tidak bisa terkendali. Sistemnya bisa lebih mulus dan lebih baik diterima oleh masyarakat,” ujar Taufik, melansir laman resmi DPRD DKI Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Menghidupkan Urban Farming yang ‘Mati Suri’
Tak hanya soal bansos, politisi PKS ini juga menyoroti potensi raksasa pertanian perkotaan atau urban farming yang selama ini seolah terabaikan.
Menurutnya, semangat warga Jakarta untuk bertani mandiri kerap kali terbentur minimnya pembinaan dan ketiadaan skema pemasaran yang jelas.
Kondisi tersebut membuat hasil bumi dari lahan-lahan terbatas di Jakarta gagal menembus pasar yang lebih luas.
Taufik pun mendesak agar Perda baru tersebut mencantumkan klausul wajib bagi pemerintah daerah untuk menyerap seluruh hasil produksi petani lokal Jakarta.
“Alangkah baiknya ketika Perda ini dapat mengatur bahwa kita juga bisa melakukan sendiri produksi pangan kita,” tegas Taufik.
Dengan adanya payung hukum yang kuat, Taufik berharap kemandirian pangan Jakarta bukan lagi sekadar slogan. Penyerapan hasil tani lokal secara totalitas dinilai akan menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan; produsen sejahtera, dan stok pangan warga terjaga.
Dukungan nyata dari pemerintah daerah dianggap menjadi kunci agar para pegiat pertanian kota bisa lebih bernafas dan terus berinovasi di tengah keterbatasan lahan ibu kota.
“Jadi mereka (pelaku urban farming) tercerahkan atau maju, dan kemudian kita juga bisa memanfaatkan hal tersebut,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Konflik Timur Tengah Berpotensi Picu Krisis Pupuk, Ketahanan Pangan Terancam?
-
Mentan: Cadangan Beras Tembus Jutaan Ton, Stok Pangan Aman hingga Tahun Depan
-
Mentan Amran Sulaiman Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Hadapi El Nino Godzilla
-
Bansos PKH April 2026 Cair Lebih Cepat? Simak Jadwal Terbaru dari Mensos
-
Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Sempat Diadang Warga Lenteng Agung, TNI AD: Itu Penertiban Aset Negara, Bukan Sengketa Lahan
-
Trump Ancam Hancurkan Iran, Tak Peduli Hukum Internasional Dilanggar
-
Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas
-
Di Tengah Perang Iran, Ucapan Kontroversial Donald Trump Berpotensi Bikin Marah Vladimir Putin
-
Bareskrim Ungkap Peran Vital The Doctor: Penyuplai Narkoba Ko Erwin dan White Rabbit Jakarta!
-
Belum Kering Luka Serangan Drone Iran, Tentara Amerika Sudah Diminta Kerja Lagi!
-
Bukan Gertak Sambal, Iran Rudal Kawasan Industri Al Jubail Sehari Setelah Diancam Trump
-
10 Rudal Iran Meluncur ke Israel, Salah Satunya Hulu Ledak Fragmentasi
-
AI China Disebut Bantu Iran Menargetkan Pangkalan Militer Amerika Serikat di Timur Tengah
-
Geger Penemuan UUV Diduga Asal China di Gili Trawangan, Laut Indonesia Dimata-matai?