- Kepolisian Iran merilis video penghancuran pesawat militer C-130 milik Amerika Serikat di wilayah Isfahan pada Selasa, 7 April.
- Rekaman tersebut menampilkan puing pesawat serta dokumen milik pilot perempuan yang berhasil ditembak jatuh unit khusus Iran.
- Pihak Iran mempublikasikan bukti ini untuk menunjukkan kesiapan dan kemampuan pasukan mereka dalam menghadapi berbagai ancaman musuh.
Suara.com - Kepolisian Iran merilis video yang diklaim memperlihatkan operasi penghancuran pesawat militer Amerika Serikat di wilayah Isfahan, selatan Teheran.
Rekaman itu disebut menampilkan puing pesawat hingga dokumen milik pilot yang berhasil ditembak jatuh.
Dalam pernyataan resminya, aparat penegak hukum Iran atau Faraja menyebut pesawat jenis C-130 milik pasukan penyerbu AS dihancurkan oleh unit pasukan khusus kepolisian.
“Pesawat pendukung tersebut dihancurkan oleh tembakan unit khusus kami,” demikian keterangan resmi pihak Faraja seperti dilansir dari Tasnim News Agency, Selasa (7/4).
Video yang dirilis ke publik memperlihatkan berbagai peralatan serta dokumen yang ditinggalkan pilot.
Dalam laporan tersebut, pilot pesawat disebut merupakan seorang perempuan, meski identitasnya belum diungkap.
Faraja menegaskan publikasi video ini bertujuan menunjukkan kesiapan dan kemampuan pasukan khusus Iran menghadapi ancaman musuh.
“Gambar-gambar ini sekali lagi membuktikan kesiapan kami dalam menghadapi setiap ancaman,” tegas pihak Faraja.
Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Amerika Serikat terkait klaim penembakan jatuh pesawat tersebut.
Baca Juga: Donald Trump Perintahkan Pesawat F-15E Diledakkan Hingga Berkeping-keping, Kenapa?
Berita Terkait
-
Donald Trump Perintahkan Pesawat F-15E Diledakkan Hingga Berkeping-keping, Kenapa?
-
Inggris Larang Pangkalan Militernya Dipakai Amerika Serikat Serang Infrastruktur Sipil Iran
-
Suhu Global Mendidih! Ultimatum Trump di Selat Hormuz Bakar Harga Minyak ke Level USD 113
-
Trump Ancam Hancurkan Iran, Tak Peduli Hukum Internasional Dilanggar
-
Di Tengah Perang Iran, Ucapan Kontroversial Donald Trump Berpotensi Bikin Marah Vladimir Putin
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut