- Seorang wanita berusia 34 tahun terpental akibat ledakan rudal Iran di kota Petah Tikva pada Selasa, 7 April.
- Korban mengalami luka serius di bagian dada akibat terkena serpihan rudal saat baru saja keluar dari mobil.
- Serangan rudal Iran ke Israel menyebabkan sedikitnya 20 orang tewas, termasuk empat anggota keluarga di kota Haifa.
Suara.com - Sebuah video viral menunjukkan momen seorang wanita Israel terpental ke tanah akibat ledakan rudal yang meledak hanya beberapa meter darinya.
Dikutip dari NY Post, Selasa (7/4), kejadian nahas itu terjadi di kota Petah Tikva, sekitar 10 kilometer dari Tel Aviv, saat serangan udara Iran menghantam wilayah tersebut.
Perempuan berusia 34 tahun itu baru saja keluar dari mobilnya ketika rudal diduga dari Iran jatuh tepat di belakangnya.
Rekaman CCTV menunjukkan ledakan dahsyat yang langsung menghempaskannya ke tanah.
“Itu ledakan besar. Saya sadar itu sangat dekat,” kata seorang warga setempat, Merav seperti dilansir dari Channel 14.
“Saya keluar dari ruang aman dan semua jendela apartemen hancur.”
Meski terkena efek ledakan rudal, korban seperti terlihat dari tayangan CCTV yang beredar tampak bisa bangkit dan berusaha berjalan menjauh dari lokasi ledakan.
Korban mengalami luka serius di bagian dada akibat serpihan, dan kemudian dievakuasi ke rumah sakit.
Menurut laporan, kondisinya sempat kritis sebelum kemudian membaik, meski kabar terbaru menyebut korban kembali memasuki fase kritis.
Baca Juga: Eks Tangan Kanan Trump: Militer AS Berusaha Bunuh Pilot yang Terjebak di Iran!
Foto mobil korban dengan kaca hancur juga beredar luas di media sosial.
Serangan tersebut merupakan bagian dari gelombang rudal Iran yang menghantam Israel. Militer Israel menyebut sedikitnya lima gelombang serangan diluncurkan dalam satu hari.
Sementara itu, di kota Haifa, empat orang dari satu keluarga dilaporkan tewas setelah rudal menghantam bangunan tempat tinggal sehari sebelumnya.
Total korban tewas di Israel sejak konflik memanas disebut mencapai 20 orang, termasuk anak-anak.
Berita Terkait
-
Eks Tangan Kanan Trump: Militer AS Berusaha Bunuh Pilot yang Terjebak di Iran!
-
Waktu Habis! Siap-siap Donald Trump Bombardir Ratakan Iran
-
Penampakan Puing Pesawat C-130 AS yang Ditembak Jatuh Polisi Iran, Pilotnya Perempuan
-
Donald Trump Perintahkan Pesawat F-15E Diledakkan Hingga Berkeping-keping, Kenapa?
-
Inggris Larang Pangkalan Militernya Dipakai Amerika Serikat Serang Infrastruktur Sipil Iran
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen, Dukungan Pramono terhadap UMKM dan PKL Tuai Pujian
-
Fadli Zon Sebut Ziarah Gunung Kawi Merupakan Warisan Tradisi
-
Alasan Indonesia Tak Kirim Pejabat Tinggi ke Penghormatan Terakhir Ayatollah Khamenei
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite