- Mantan pejabat kontraterorisme AS, Joe Kent, dianggap menyebarkan klaim palsu dari media Iran terkait upaya pembunuhan pilot Amerika.
- Klaim tersebut menyebut AS mengebom lokasi pilot yang hilang, namun terbantahkan setelah sang pilot berhasil diselamatkan.
- Tindakan Kent menuai kritik keras dari jurnalis Jake Tapper yang menganggap unggahan tersebut sebagai informasi tidak berdasar.
Suara.com - Eks pejabat kontraterorisme Presiden Donald Trump, Joe Kent jadi sorotan di dalam negeri AS setelah dianggap menyebarkan narasi media Iran yang menyebut militer Amerika Serikat berusaha membunuh pilotnya sendiri.
Klaim tersebut beredar hanya beberapa jam sebelum pilot yang hilang berhasil diselamatkan dalam operasi dramatis.
Kent, yang baru saja mundur dari jabatannya bulan lalu, terlibat adu argumen sengit dengan jurnalis Jake Tapper.
Kent dikritik setelah membagikan artikel media pemerintah Iran yang menyebut AS mengebom lokasi tempat pilot hilang berada.
Media pemerintah Iran mengklaim Washington telah kehilangan harapan dan berusaha membunuh prajuritnya sebelum ditangkap pasukan Iran.
Narasi itu kemudian dibantah setelah Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa pilot tersebut berhasil diselamatkan.
Tapper menyebut unggahan Kent sebagai “omong kosong” yang tidak berdasar.
“Mantan direktur kontraterorisme membagikan klaim palsu bahwa AS mencoba membunuh pilotnya sendiri,” tulis Tapper di akun media sosialnya seperti dinukil dari NY Post.
Kent tak tinggal diam dan membalas kritik tersebut.
Baca Juga: Waktu Habis! Siap-siap Donald Trump Bombardir Ratakan Iran
Kent menuding media arus utama mendorong perang dan menyerang pihak yang menentangnya.
“Bacalah media independen, media Iran, dan media AS, selalu pertanyakan mereka yang mendukung perang,” ujarnya.
Kent dikenal sebagai veteran tempur dengan pengalaman lebih dari dua dekade di medan perang.
Sebelum masuk ke lingkaran kebijakan keamanan nasional di Washington, ia menghabiskan hampir 20 tahun di Angkatan Darat Amerika Serikat, termasuk di unit elit operasi khusus.
Menurut data resmi pemerintah AS, Kent pernah bertugas di 75th Ranger Regiment dan kemudian menjadi anggota Green Berets, pasukan khusus Angkatan Darat yang sering dikerahkan dalam operasi berisiko tinggi di Timur Tengah, Asia Selatan, dan Afrika.
Atas pengabdiannya, Kent menerima sejumlah penghargaan militer, termasuk beberapa Bronze Star yang diberikan kepada prajurit yang menunjukkan keberanian dalam operasi tempur.
Kent beberapa waktu lalu mengundurkan diri sebagai pejabat kontraterorisme AS karena menolak kebijakan perang terhadap Iran.
“Iran tidak menimbulkan ancaman langsung bagi negara kita,” kata Kent.
Berita Terkait
-
Waktu Habis! Siap-siap Donald Trump Bombardir Ratakan Iran
-
Penampakan Puing Pesawat C-130 AS yang Ditembak Jatuh Polisi Iran, Pilotnya Perempuan
-
Donald Trump Perintahkan Pesawat F-15E Diledakkan Hingga Berkeping-keping, Kenapa?
-
Inggris Larang Pangkalan Militernya Dipakai Amerika Serikat Serang Infrastruktur Sipil Iran
-
Suhu Global Mendidih! Ultimatum Trump di Selat Hormuz Bakar Harga Minyak ke Level USD 113
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan