- Orang tua siswa di Binh Minh, Hanoi, Vietnam aktif mengawasi kualitas makanan dalam School Meal Project sejak dua tahun lalu.
- Wali murid membentuk tim pengawas independen untuk memeriksa keamanan pangan, dokumen pemasok, hingga melakukan uji kualitas air mandiri.
- Kegiatan rutin mencicipi makanan dan pemantauan dapur sekolah dilakukan untuk memastikan siswa mendapatkan asupan bergizi yang aman dan layak.
“Saya sebagai ketua juga tidak tahu siapa datang kapan, supaya tidak ada kesan diatur sebelumnya,” jelasnya.
Setiap kunjungan, orang tua tidak hanya mengamati, tetapi juga mencicipi langsung makanan yang disajikan. Mereka kemudian memberikan masukan kepada pihak dapur jika diperlukan.
“Kami datang bukan untuk mencari kesalahan, tapi untuk membantu memperbaiki kualitas makanan anak-anak,” tegasnya.
Namun, menjaga konsistensi tim bukan perkara mudah. Dari puluhan anggota, hanya segelintir yang aktif secara rutin karena keterbatasan waktu dan kesibukan pekerjaan.
“Tidak semua orang bisa meluangkan waktu, tapi selalu ada yang benar-benar peduli,” katanya.
Meski tanpa bayaran, para orang tua tetap menjalankan peran ini dengan penuh komitmen.
Motivasi utama para orang tua sederhana, yakni memastikan anak-anak mendapatkan makanan yang aman dan layak.
“Melihat anak anak lahap makan, itu sudah cukup jadi balasan,” ujarnya.
Baca Juga: Saga Kontrak Mees Hilgers, FC Twente Tawarkan Proposal Baru di Tengah Godaan PSV Eindhoven
Berita Terkait
-
Saga Kontrak Mees Hilgers, FC Twente Tawarkan Proposal Baru di Tengah Godaan PSV Eindhoven
-
Fantastis! Guru Ini Dapat Gaji Rp60 Juta Per Bulan, Kok Bisa? Begini Cara Legalnya
-
Viral Motor BGN untuk Program MBG, Dadan Hindayana: Jumlahnya Bukan 70 Ribu Unit!
-
Bak Langit dan Bumi, Ini Perbedaan Gaji Tamtama Polisi Vietnam vs Indonesia
-
Perbaikan Plafon Terminal 3 Soekarno-Hatta Ditargetkan Rampung Dua Hari
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan
-
Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu
-
ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan
-
Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus
-
Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026
-
Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!
-
Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api
-
Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh
-
Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis
-
Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!