- Anggota Komisi III DPR RI, Bimantoro Wiyono, menyoroti maraknya peredaran obat keras Tramadol yang dijual bebas di ruang publik.
- Permasalahan tersebut disampaikan dalam rapat bersama BNN dan Bareskrim Polri di Komplek Parlemen pada Selasa, 7 April 2026.
- Bimantoro mendesak aparat segera menindak peredaran Tramadol agar tidak meresahkan masyarakat luas meski telah menangkap buronan narkoba internasional.
Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, menyoroti maraknya peredaran obat keras jenis Tramadol yang dijual secara bebas dan terbuka di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR RI bersama Kepala BNN RI dan Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (7/4/2026).
Ia mengungkapkan, bahwa dirinya menerima banyak keluhan langsung dari masyarakat melalui media sosial terkait kemudahan mendapatkan obat keras tersebut tanpa pengawasan yang memadai.
"Saya mendapatkan aspirasi dari masyarakat. Sekarang menjadi keresahan bersama juga dengan beredarnya Tramadol yang begitu mudah sekali didapatkan di masyarakat. Transaksinya ini sangat-sangat terang-terangan; di pinggir jalan, di tengah-tengah pasar, di tengah-tengah keramaian," ujar Bimantoro.
Politisi Gerindra ini menekankan bahwa meski Tramadol masuk dalam kategori obat keras, penyalahgunaannya dalam dosis tertentu sangat berbahaya bagi kesehatan.
Ia menyayangkan praktik jual-beli yang dilakukan secara vulgar di ruang publik tanpa rasa takut terhadap hukum.
"Kami berharap ini menjadi sebuah pengawasan juga yang harus lebih diperdalam lagi. Karena apa? Karena transaksinya ini terang-terangan Bapak-Bapak sekalian. Kami berharap ini harus segera diberantas, harus segera ditindaklanjuti," tegasnya di hadapan Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto dan Dirtipid Narkoba Brigjen Pol Eko Hadi.
Di sisi lain, dalam rapat yang sama, Bimantoro juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri atas keberhasilan memulangkan buronan narkotika internasional kelas kakap yang dijuluki "The Doctor".
"Kami pun ingin mengapresiasi Dirtipid Narkoba, karena semalam pun itu luar biasa. Buronan internasional yang sudah lama juga dicari yang berinisial 'The Doctor' ini bisa sampai di tanah air," tuturnya.
Baca Juga: Linglung hingga Tabrakan: Mengapa Tramadol Ilegal Masih Leluasa Dijual?
Namun, Bimantoro mengingatkan agar keberhasilan menangkap bandar besar tidak membuat aparat lengah terhadap peredaran obat-obatan terlarang di level hilir yang justru langsung menyasar masyarakat umum di pasar-pasar dan jalanan.
Berita Terkait
-
Linglung hingga Tabrakan: Mengapa Tramadol Ilegal Masih Leluasa Dijual?
-
Video Penyerangan Petasan ke Toko Tramadol Viral, Polisi Gerebek Kios dan Sita Ratusan Pil
-
Satpol PP DKI Bakal Gelar Operasi Senyap Sasar Peredaran Tramadol di Jakarta
-
BNN Umumkan Hasil Operasi Bersama, Amankan 1.259 Tersangka dan Berbagai Barang Bukti Narkotika
-
Dugaan Plagiarisme Kembali Bayangi Seleksi Hakim Agung, KY dan DPR Saling Sanggah
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ciri-Ciri Makhluk Hidup yang Perlu Diketahui, Lengkap dengan Penjelasannya
-
Tabrakan Beruntun di Tol Dalam Kota Dekat GT Senayan, Dua Orang Luka
-
Tone Deaf Bukan Sekadar Label: Politik Punya Andil Besar dalam Hidup Kita
-
Cara Membersihkan Pori Tersumbat akibat Makeup, Ikuti 10 Tips Ini
-
BPS Jelaskan Mengapa Bisa Masuk Desil Tinggi Meski Merasa Ekonomi Pas-pasan
-
Paradoks SDA Indonesia: Ketika Kekayaan Negeri Sendiri Menjadi Barang Mewah
-
Netizen Bandingkan Dana Suvenir HUT RI dengan Penanganan Bencana, Ini Kata Menkeu
-
Buntut OTT Rektor Unsoed, Anggota DPR Desak Pemerintah Audit Nasional Jalur Mandiri PTN
-
Sengketa Lahan SDI Pembangunan Pamulang, Polisi Sebut Kedua Pihak Sepakat Mediasi
-
BNI wondrX Gratis, Hadirkan Kesempatan Ikut Lelang Rejeki wondr Setiap Hari