News / Nasional
Rabu, 08 April 2026 | 10:29 WIB
logo PBB (Bernd Dittrich/Unsplash)
Baca 10 detik
  • PBB mengungkap tiga prajurit TNI tewas akibat tembakan tank Israel dan ledakan IED di Lebanon pada Maret 2026.
  • Investigasi awal menunjukkan tank Merkava Israel menembak posisi PBB yang koordinatnya telah diberikan sebelumnya pada Maret 2026.
  • Ledakan IED yang diduga dipasang Hizbullah menjadi penyebab kematian prajurit lainnya dalam insiden terpisah di lokasi tersebut.

Dalam pernyataannya, PBB menegaskan bahwa serangan terhadap penjaga perdamaian tidak dapat diterima dan berpotensi masuk kategori kejahatan perang.

“Serangan terhadap penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa dapat merupakan kejahatan perang berdasarkan hukum internasional,” kata Dujarric.

PBB juga meminta seluruh pihak yang terlibat konflik untuk bertanggung jawab dan memastikan keselamatan pasukan penjaga perdamaian.

“Semua pihak harus mematuhi kewajiban mereka untuk menjamin keselamatan dan keamanan para penjaga perdamaian setiap saat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta pemerintah Indonesia atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian tersebut.

Load More