- Dinkes DKI Jakarta melaporkan 37 siswa masih menjalani perawatan akibat keracunan program Makan Bergizi Gratis di Jakarta Timur.
- Pasien tersebar di berbagai fasilitas kesehatan dan saat ini seluruhnya telah berada dalam tahap proses pemulihan kesehatan.
- Durasi perawatan ditentukan oleh kondisi fisik serta imunitas individu sebelum pasien dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang rumah.
Suara.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memberikan informasi terbaru mengenai perkembangan kondisi siswa yang mengalami keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta Timur pada akhir pekan lalu.
Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menyatakan bahwa jumlah pasien yang masih menjalani perawatan kini telah menyusut drastis dibandingkan saat awal kejadian.
"Hari ini yang dirawat tinggal 37 orang, dari sebelumnya semuanya ada 104. Itu yang akses rumah sakit ya, kan dari 104 itu nggak semuanya rawat inap. Ada yang datang, terus boleh pulang. Beberapa dirawat," ujar Ani di Balai Kota Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Puluhan pasien tersebut tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan, mulai dari rumah sakit umum daerah hingga rumah sakit milik Polri.
"Ada 7 orang di Duren Sawit, 6 orang di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, di Harum ada 19. Lalu di Rumah Sakit UIN Syarif Hidayatullah, Polri, Budhi Asih, Jati Hermina Jatinegara masing-masing satu, sama di RSUD Tarakan satu," lanjut Ani.
Ani menjelaskan bahwa perbedaan durasi perawatan bagi tiap pasien sangat dipengaruhi oleh kondisi fisik dan faktor imunitas individu yang terdampak.
"Kan respons setiap orang beda-beda ya. Dari usianya, dari daya tahannya, dari seberapa besar makanan yang masuk, kan pasti beda-beda. Jadi responsnya juga beda-beda," paparnya.
Namun, berdasarkan laporan terkini yang diterima, Ani menyebut 37 orang yang masih dirawat sudah masuk tahap pemulihan.
"Yang masih dirawat siswa semua kayaknya. Mungkin ada orang tua satu, tapi mungkin besok sudah pulang semua. Jadi, artinya sudah bagus," terang Ani.
Baca Juga: 6 Fakta Sepeda Motor Listrik untuk Pengadaan Program MBG, Jumlahnya 21 Ribu
Mereka yang dirawat tinggal menunggu seluruh gejala keracunan benar-benar hilang sebelum diperkenankan pulang.
"Jadi kita tunggu sampai betul-betul dia sehat, sudah nggak panas, sudah nggak ada muntah lagi, sudah nggak ada diare, semua keluhannya sudah hilang," pungkas Ani.
Berita Terkait
-
6 Fakta Sepeda Motor Listrik untuk Pengadaan Program MBG, Jumlahnya 21 Ribu
-
Motor Listrik MBG untuk Apa? Kepala SPPG Dapat Kendaraan Dinas Mewah
-
Motor Listrik MBG Merek Apa? Model Trail Harga Fantastis Setara Mobil Xenia Bekas
-
Efek Psikologis Keracunan MBG: Siswa di Jaktim Ketakutan Saat Lihat Ompreng, Tolak Makanan RS
-
Berapa Total Biaya Pengadaan Motor Listrik Operasional Kepala SPPG? Setara Sehari Program MBG
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut