- Kebakaran hebat akibat kebocoran gas melanda SPBE Cimuning, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026) malam.
- Insiden tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan melukai dua puluh dua warga lainnya.
- Peristiwa kebakaran tersebut juga menyebabkan kerusakan serius pada empat belas bangunan di sekitar lokasi kejadian.
Suara.com - Kabar duka datang dari insiden kebakaran hebat di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi.
Hingga Kamis (9/4/2026), tercatat sebanyak empat orang dinyatakan meninggal dunia setelah sempat berjuang melawan luka bakar serius.
"Total yang meninggal dunia ada empat orang saat ini," kata Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi, saat dikonfirmasi.
Korban keempat dilaporkan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi.
"Meninggal dunia tadi pagi, sekira pukul 04.30 WIB," jelas Maka.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyebutkan bahwa data hingga Rabu (8/4/2026) menunjukkan jumlah korban meninggal dunia sebanyak tiga orang.
Diketahui, salah satu korban meninggal dunia merupakan seorang pelajar yang mengembuskan napas terakhir pada Selasa (7/4/2026) malam setelah menjalani perawatan medis.
Sementara itu, dua korban awal yang dinyatakan meninggal dalam peristiwa ini merupakan karyawan yang bertugas sebagai petugas keamanan.
"Yang satu atas nama Suyadi, satu lagi Jaimun," kata Maka, Senin (6/4/2026).
Baca Juga: Asap Hitam Menyelimuti Kota Rio, Kebakaran Hebat Stadion Picu Kepanikan Warga
Kedua korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Primaya Bekasi Timur untuk menjalani perawatan intensif sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Sebagai informasi, kebakaran hebat yang disertai ledakan melanda SPBE Cimuning pada Rabu (1/4/2026) malam akibat dugaan kebocoran gas.
Akibatnya, 14 bangunan di sekitar lokasi mengalami kerusakan serius akibat kebakaran.
Peristiwa tersebut juga menyebabkan 22 orang dilarikan ke rumah sakit, dengan sebagian besar mengalami luka bakar di atas 50 persen.
Berita Terkait
-
Asap Hitam Menyelimuti Kota Rio, Kebakaran Hebat Stadion Picu Kepanikan Warga
-
Petaka Goreng Kentang: Pemilik Ketiduran, Warteg di Fatmawati Ludes Diamuk Api!
-
Perubahan Iklim Memperluas Risiko Kebakaran Hutan: Ribuan Spesies Terancam Punah
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Polres Jakarta Barat Terbakar: Api Berhasil Dipadamkan dalam 30 Menit, Tak Ada Korban Jiwa
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
4 Shio yang Dikenal Paling Boros dan Hobi Belanja Impulsif, Diskon Jadi Musuh Besar
-
Anak Tak Harus Selalu Berhasil, Kesempatan Mencoba Justru Bantu Temukan Potensinya
-
Jelang Eksekusi Lahan, Dinding Pabrik Sawit Dicoret-coret Orang Tak Dikenal
-
Igor Tolic Tak Gentar Hadapi Persija di SUGBK: Persib Terbiasa Hadapi Laga Sulit di Asia
-
Nasabah BRI Ikuti Lucky Roll Hero 55th Anniversary dan Dapatkan Hadiah Mewah!
-
IASC Blokir Dana Terkait Scam Online Capai Rp724,1 Miliar
-
Pendaftaran Ditutup, Lebih dari 4.000 Pelaku Usaha Mendaftar Pertamina UMK Academy 2026
-
Tanah Rp2 Miliar Dilelang Cuma Rp420 Juta, Warga Kulon Progo Gugat PNM Ventura Syariah & KPKNL
-
Reapply Sunscreen Perlu Cuci Muka Dulu atau Tidak? Begini Penjelasan Dokter
-
Menikah di Usia 30-an Kian Diwajarkan, Tanda Perubahan Prioritas Anak Muda?