- Satresmob Bareskrim Polri menangkap maestro senjata api ilegal bernama Tatang Sutardin alias Ki Bedil di Rancaekek, Bandung.
- Penangkapan terjadi pada 6 April 2026 setelah polisi meringkus Aep Saepudin yang bertindak sebagai broker senjata api.
- Ki Bedil telah beroperasi selama 20 tahun sebagai pemasok senjata bagi pelaku kejahatan jalanan dan pemburu liar.
Suara.com - Pelarian panjang Tatang Sutardin alias "Ki Bedil" akhirnya kandas di tangan Satresmob Bareskrim Polri. Pria yang dikenal sebagai maestro pembuat senjata api (senpi) dan bahan peledak ilegal ini berhasil diringkus setelah menjalankan bisnis gelapnya selama kurang lebih 20 tahun di Jawa Barat.
Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Arsya Khadafi, mengungkapkan bahwa operasi penangkapan Ki Bedil dilakukan pada Senin (6/4/2026) di kawasan Rancaekek, Bandung.
"Unit 1 Satresmob Bareskrim Polri berhasil mengamankan terduga pelaku tindak pidana senjata api (senpi) dan bahan peledak ilegal sebagai penjual dan pembuat," ujar Arsya kepada wartawan, Minggu (12/4/2026).
Jejak Ki Bedil mulai terendus setelah polisi melakukan operasi senyap yang dipimpin Kanit 1 Satresmob, AKBP Harry Azhar.
Tim awalnya meringkus seorang pria bernama Aep Saepudin (AS) saat sedang berada di sebuah warung nasi di kawasan Jatinangor, Sumedang. Ia diduga kuat berperan sebagai broker atau perantara yang memasarkan hasil karya Ki Bedil.
"Melakukan penindakan terhadap seorang broker atas nama AS yang diduga menjual mengedarkan senjata api," jelas Arsya.
Dari tangan Aep, polisi menyita barang bukti yang cukup mencengangkan. Salah satunya pistol jenis SIG Sauer P226 lengkap dengan magazen, kemudian sampel senjata laras panjang yang masih setengah jadi, hingga peluru kaliber 22 yang disembunyikan dalam tas pancing.
Usai mencecar Aep, polisi langsung membagi tim untuk bergerak ke dua titik di Rancaekek. Di Rancaekek Kulon, petugas menemukan "gudang" amunisi berisi peluru berbagai kaliber serta peralatan bengkel seperti mata bor yang digunakan untuk merakit senpi.
Puncaknya, tim kedua berhasil menyergap Tatang Sutardin alias Ki Bedil di kediamannya di Rancaekek Wetan. Di kalangan dunia hitam, identitas Ki Bedil bukanlah nama sembarangan.
Baca Juga: Narkoba 'Saset' Malaysia Sasar Bali: Bareskrim Bongkar Kamuflase Minuman Serbuk Berisi MDMA
"Pelaku TS di kenal di kalangan pencari senpi iligal sebagai Ki Bedil, ahli buat senpi iligal dari jenis revolver, senapan dan pistol. Pembelinya kebanyakan pelaku street crime dan pemburu liar,” ungkap Arsya.
Dua Dekade yang Terhenti
Penangkapan ini sangat signifikan mengingat Ki Bedil merupakan penyuplai utama bagi para pelaku kejahatan jalanan (begal dan perampok) serta pemburu liar di wilayah Jawa Barat. Bisnis ilegal ini mampu ia jalankan selama 20 tahun tanpa terendus aparat.
"20 tahun beroperasi baru sekarang ditangkap," tutur Arsya.
Kekinian, Ki Bedil dan Aep telah ditahan di Rutan Bareskrim Polri harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Polisi masih terus melakukan pendalaman untuk melacak siapa saja pihak yang pernah membeli senjata dari Ki Bedil guna memutus total rantai peredaran senjata api ilegal di tanah air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!
-
3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan
-
Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan
-
Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!
-
Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran
-
Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?
-
Ini Poin Jalan Buntu Perundingan Amerika Serikat dan Iran
-
Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu
-
Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf
-
Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan