- Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir melakukan tindakan provokatif dengan memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur.
- Pemerintah Iran dan berbagai pihak mengecam keras aksi tersebut karena dianggap melanggar status quo situs suci umat Islam.
- Tindakan provokasi ini memicu kemarahan publik serta meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi konflik di wilayah Palestina dan Israel.
Paling Lantang Suarakan Pengusiran Warga Palestina
Ben-Gvir menjadi salah satu pejabat di pemerintahan Benjamin Netanyahu yang paling keras bersuara untuk mengusir dan membinaskan warga Palestina.
Ben-Gvir mendukung penuh gerakan-gerakan sayap kanan zionis yang melakukan pengusiran dan tindakan barbar kepada warga Palestina.
Sejak Muda Bermasalah
Media Israel menyebut kontroversi Ben-Gvir bukan baru muncul setelah ia jadi menteri.
Ben-Gvir menghadapi puluhan dakwaan terkait hasutan dan ekstremisme sejak muda.
Ia bahkan pernah mengancam PM Israel Yitzhak Rabin di TV sebelum pembunuhannya.
Sumber dari Sumber Masalah
Sejumlah jurnalis terkemuka Israel memberikan kritik tajam soal gaya, pernyataan dan sikap Ben-Gvir.
Baca Juga: Apa Saja Penyebab AS-Iran Batal Sepakat Damai? Ini 4 Faktornya
Analis militer Haaretz, Amos Harel, secara konsisten memperingatkan bahwa figur seperti Ben-Gvir dapat memicu eskalasi konflik dan instabilitas di Israel.
Kolumnis Haaretz menyebut perannya sebagai bagian dari pergeseran Israel menuju politik ultra-nasionalis
Legalkan Senjata Api di Israel
Sebagai menteri, ia mendorong pelonggaran kepemilikan senjata dan kebijakan keamanan yang lebih tegas.
Ben-Gvir juga mendukung hukuman mati bagi pelaku terorisme, yang menuai perdebatan luas baik di dalam maupun luar negeri.
Berita Terkait
-
Apa Saja Penyebab AS-Iran Batal Sepakat Damai? Ini 4 Faktornya
-
Negara-negara Arab Bungkam, Iran Kutuk Aksi Penghinaan Al Aqsa oleh Zionis Israel
-
5 Fakta Blokade Amerika Serikat ke Selat Hormuz, Apa Tujuannya?
-
Hizbullah Mau Baikkan dengan Israel, Syaratnya...
-
Israel - Lebanon Akan Berunding, Tapi Anak Buah Donald Trump Mau Nimbrung
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru