- Militer Iran memperingatkan AS bahwa mereka telah menyiapkan taktik dan metode pertempuran mematikan yang tidak akan mampu ditangkis oleh Washington.
- IRGC membantah klaim Donald Trump soal kehancuran Iran, dan menyebut narasi itu sengaja dibuat untuk menutupi menipisnya amunisi AS di medan tempur.
- Teheran memastikan bahwa arsenal rudal mereka tetap utuh dan sukses menghancurkan berbagai infrastruktur militer Amerika Serikat di kawasan Teluk Persia.
Amunisi Menipis dan Infrastruktur AS Hancur
Militer Republik Islam tersebut mengklaim bahwa mereka saat ini justru sedang meningkatkan volume serangan proyektil yang jauh lebih mematikan dari operasi tempur sebelumnya.
“Kami tahu, narasi Trump itu sebenarnya untuk menutupi situasi nyata bahwa amunisi AS sudah hampir habis, dan dia mencoba mencari jalan keluar yang terhormat dari perang ini," kata Naeini.
Teheran juga melontarkan kritik tajam terhadap keengganan pemerintah AS untuk bersikap transparan kepada rakyatnya sendiri mengenai kerugian materiil besar yang mereka derita.
"Kenapa Anda tidak memberitahukan yang sebenarnya kepada rakyat AS? Trump tidak mau orang Amerika tahu, bahwa semua infrastruktur militer AS di wilayah Teluk Persia sudah kami hancurkan," katanya.
Latar Belakang: Halusinasi Kemenangan Sepihak dari Florida
Bantahan telak dari pihak pertahanan Iran ini merupakan respons langsung atas wawancara telepon penuh propaganda yang dilakukan Donald Trump dengan stasiun televisi CBS News pada awal pekan lalu.
Berbicara dengan santai dari klub golf mewah miliknya di Doral, Florida, Trump sesumbar menyatakan bahwa militer Iran sudah berada di ambang kehancuran total.
"Saya pikir perang ini segera selesai, hampir," kata Trump.
Baca Juga: Klaim Iran Kalah dan Hormuz Dibersihkan, Donald Trump Ucap 'Alhamdulillah'
Sang presiden Amerika Serikat mengklaim tanpa bukti valid bahwa operasi militer Pentagon telah melumpuhkan lini kekuatan udara, laut, hingga jaringan komunikasi milik Iran.
"Iran tidak memiliki Angkatan Laut, tak ada komunikasi, tak ada Angkatan Udara. Rudal Iran tinggal sedikit. Drone mereka juga sudah dihancurkan, termasuk pabriknya," klaim Trump.
Meskipun data militer Amerika Serikat berkoar telah menghantam lebih dari 3.000 target strategis di minggu pertama, fakta di lapangan membuktikan bahwa Republik Islam Iran masih berdiri tangguh dan siap mendikte jalannya peperangan.
Berita Terkait
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik
-
Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan