- Militer Iran memperingatkan AS bahwa mereka telah menyiapkan taktik dan metode pertempuran mematikan yang tidak akan mampu ditangkis oleh Washington.
- IRGC membantah klaim Donald Trump soal kehancuran Iran, dan menyebut narasi itu sengaja dibuat untuk menutupi menipisnya amunisi AS di medan tempur.
- Teheran memastikan bahwa arsenal rudal mereka tetap utuh dan sukses menghancurkan berbagai infrastruktur militer Amerika Serikat di kawasan Teluk Persia.
Suara.com - Korps Garda Revolusi Islam Iran secara blak-blakan memperingatkan Amerika Serikat bahwa mereka telah menyiapkan kejutan taktik militer mematikan yang belum pernah disaksikan oleh dunia sebelumnya.
Ancaman sangat serius ini sekaligus membantah keras narasi arogan Presiden AS Donald Trump yang secara sepihak mengklaim kemenangan militer atas negara berdaulat tersebut.
Otoritas di Teheran justru menegaskan bahwa kekuatan rudal pertahanan mereka tetap utuh dan siap menghancurkan sisa-sisa infrastruktur musuh di sekitar perairan strategis Teluk Persia.
Kejutan Taktik Perang yang Tak Terbayangkan Musuh
Juru Bicara IRGC, Jenderal Hossein Mohebbi, mengeluarkan peringatan keras bahwa militer Iran sama sekali belum mengerahkan seluruh potensi tempur mereka di medan konflik.
Tokoh militer tersebut memastikan bahwa pihak musuh akan menghadapi kehancuran luar biasa telak jika agresi militer yang tidak berdasar ini terus dilanjutkan oleh Washington.
"Kami belum mengungkapkan banyak kemampuan kami. Jika perang berlanjut, kami akan mengungkap kemampuan yang musuh tidak bayangkan," kata Mohebbi dikutip dari Tasnim News, Rabu (15/4/2026).
"Kami akan memamerkan metode pertempuran di mana musuh tidak akan memiliki kapasitas yang signifikan untuk melawan pendekatan baru kami," ujarnya menegaskan.
Pernyataan agresif dari petinggi militer ini menjadi tamparan keras bagi Washington yang terus mencoba memanipulasi informasi publik terkait situasi aktual di medan pertempuran.
Baca Juga: Klaim Iran Kalah dan Hormuz Dibersihkan, Donald Trump Ucap 'Alhamdulillah'
Bongkar Kebohongan Propaganda Militer Washington
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran dengan tegas menolak klaim ilusi dari Donald Trump yang menyombongkan diri bahwa negeri Persia itu sudah hancur lebur.
Juru Bicara IRGC lainnya, Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini, membongkar fakta bahwa narasi palsu sang presiden sebenarnya hanya untuk menutupi kelemahan fatal militer AS di lapangan.
Pejabat senior tersebut mengingatkan publik internasional bahwa hanya Teheran yang memiliki otoritas penuh untuk menentukan kapan konfrontasi berdarah ini akan benar-benar berakhir.
Menurut analisis tajam pihak Iran, klaim kemenangan dari Gedung Putih hanyalah prestasi militer palsu yang sengaja diciptakan untuk menyelamatkan muka Donald Trump di mata dunia.
Jenderal Naeini bahkan memastikan bahwa seluruh arsenal pertahanan Iran, terutama fasilitas peluncuran rudal mutakhir, masih berdiri kokoh dan siap meluncurkan serangan balasan berskala masif.
Berita Terkait
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik
-
Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil