-
Serangan roket dari Lebanon melukai tujuh warga di wilayah Karmiel dan juga kota Nahariya.
-
Insiden serangan memicu pemadaman listrik serta kebakaran infrastruktur di beberapa wilayah Galilie Barat.
-
Gencatan senjata resmi diberlakukan pada Kamis tengah malam untuk meredam konflik berdarah di perbatasan.
Suara.com - Gelombang serangan udara yang berasal dari wilayah Lebanon telah menghantam pusat pemukiman di Israel bagian utara secara mendadak.
Insiden tersebut mengakibatkan tujuh orang penduduk sipil mengalami luka-luka di kota Karmiel dan Nahariya.
Dikutip dari Anadolu, salah satu korban dilaporkan berada dalam kondisi kritis akibat hantaman proyektil yang terjadi pada Kamis waktu setempat.
Serangan ini memicu kerusakan infrastruktur yang cukup luas di beberapa titik vital di wilayah Galilea Barat.
Kekacauan ini terjadi tepat saat kesepakatan gencatan senjata yang diinisiasi internasional sedang dipersiapkan untuk berlaku.
Channel 12 melaporkan bahwa enam orang terluka di Karmiel sementara satu orang terkena serpihan di Nahariya.
Ledakan roket memicu kebakaran hebat yang menghanguskan bangunan serta kendaraan di sekitar lokasi kejadian.
Kondisi diperparah dengan putusnya aliran listrik di sejumlah distrik besar di kota Karmiel pasca hantaman roket.
Sistem pertahanan udara sempat diaktifkan namun intensitas serangan membuat beberapa proyektil berhasil menembus celah keamanan.
Baca Juga: Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon
Warga yang panik segera mencari perlindungan di bunker-bunker bawah tanah setelah sirene bahaya berbunyi berkali-kali.
Intensitas Serangan Udara di Galilea
Militer mencatat sekitar 25 roket telah diluncurkan ke arah Galilie Barat dalam durasi kurang dari satu jam.
Selain hujan roket, terdapat laporan mengenai penyusupan tiga unit pesawat nirawak atau drone dari wilayah Lebanon.
Pihak keamanan mengeklaim bahwa tiga drone tersebut berhasil diintersep sebelum mencapai sasaran yang lebih jauh.
Suara sirene peringatan udara terdengar setidaknya dua kali di tujuh kota berbeda di sepanjang wilayah utara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026
-
Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia