- Jusuf Kalla menasihati Jokowi agar menunjukkan ijazah asli guna mengakhiri polemik yang memicu pembelahan sosial di masyarakat.
- JK menegaskan posisi netral dengan menolak pertemuan pihak yang berseberangan demi menjaga objektivitas terkait isu keaslian ijazah.
- JK melaporkan Rismon Hasiholan ke Mabes Polri pada 8 April 2026 sebagai langkah menertibkan narasi yang melibatkan namanya.
Ketegasan sikap netral ini ditunjukkan JK dengan menolak permintaan pertemuan dari pihak-pihak yang berseberangan dengan Jokowi dalam isu ijazah.
Ia tidak ingin kehadirannya disalahartikan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan yang menyudutkan mantan presiden tersebut.
"Rismon mau ketemu saya dengan tujuh orang, saya tidak terima. Roy Suryo mau ketemu, saya tolak. Demi saya mau netral," ujarnya menjelaskan batasan komunikasi yang ia bangun.
Dalam kesempatan yang sama, Jusuf Kalla juga menyinggung kedekatan emosional dan sejarah panjangnya dengan Jokowi.
JK mengingatkan publik bahwa hubungan baik mereka sudah terjalin jauh sebelum Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta maupun Presiden RI.
JK mengklaim memiliki peran signifikan dalam perjalanan karier politik Jokowi di tingkat nasional.
"Apa kurangnya saya coba? Saya yang bawa ke Jakarta," katanya mengenang masa-masa awal kemunculan Jokowi di kancah politik ibu kota.
Lebih lanjut, JK menekankan bahwa dirinya adalah salah satu orang yang memberikan dukungan penuh saat Jokowi mulai merintis jalan menuju kepemimpinan nasional.
Ia bahkan merujuk pada dokumentasi lama yang memperlihatkan kebersamaan mereka di masa lalu sebagai bukti komitmen dukungannya.
Baca Juga: Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik
"Saya yang bantu Jokowi. Tanya sama beliau. Kasih lihat foto ini. Itu masih pakai baju kotak-kotaknya. Janganlah macam-macam begitu," lanjut JK.
Upaya Hukum dan Harapan Pengakhiran Polemik
Langkah JK memberikan keterangan terkait ijazah Jokowi ini dilakukan usai dirinya melaporkan Rismon Hasiholan Sianipar ke Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada 8 April 2026.
Laporan tersebut menjadi bagian dari upaya JK untuk menertibkan narasi-narasi yang dianggapnya sudah melampaui batas dan melibatkan namanya secara tidak tepat.
Pada saat pelaporan tersebut, JK kembali menegaskan inti dari nasihatnya kepada Jokowi.
Ia percaya bahwa solusi tercepat dan paling efektif untuk menghentikan kegaduhan nasional ini ada di tangan Jokowi sendiri.
Berita Terkait
-
Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik
-
Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Tenggak Miras di Pinggir Jalan, Sekelompok Pemuda di Jaktim Diamankan saat Diduga Siap Tawuran
-
JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?
-
Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?
-
Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK
-
Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik
-
BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan
-
Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya
-
Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan
-
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok
-
Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung