News / Internasional
Senin, 20 April 2026 | 07:39 WIB
Ketegangan di Selat Hormuz kembali memanas setelah kapal perusak Angkatan Laut AS, USS Spruance (DDG-111), mencegat kapal kargo Iran yang mencoba menembus blokade laut. [NY Post]
Baca 10 detik
  • Kapal perusak USS Spruance milik Amerika Serikat menyita kapal kargo Iran Touska di perairan Teluk Oman.
  • Penyitaan dilakukan setelah kapal kargo Iran tersebut menolak berhenti dan mencoba menerobos blokade laut Amerika Serikat.
  • Ketegangan meningkat karena pemerintah Iran mempertimbangkan menolak perundingan damai selama blokade laut oleh Amerika Serikat berlangsung.

“Kami menawarkan kesepakatan yang adil. Jika tidak diterima, Amerika Serikat akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan di Iran,” tulis Trump di akun media sosial miliknya seperti dilansir dari Aljazeera.

Namun, respons Teheran justru berseberangan. Pemerintah Iran melalui media resminya menyatakan belum ada keputusan untuk mengirim delegasi ke Pakistan selama blokade laut oleh AS masih berlangsung.

Iran bahkan disebut tengah mempertimbangkan menolak rencana perundingan tersebut.

Mereka menilai tuntutan Washington berlebihan, tidak realistis, serta berubah-ubah, ditambah keberlanjutan blokade laut yang dianggap melanggar gencatan senjata.

Load More