News / Internasional
Senin, 20 April 2026 | 10:55 WIB
Shamim Mafi (NDTV)
Baca 10 detik
  • Shamim Mafi ditangkap di LAX karena menjadi broker senjata ilegal Iran ke Sudan.

  • Tersangka terancam hukuman 20 tahun penjara atas perdagangan drone dan jutaan amunisi.

  • Pasokan senjata ilegal tersebut memperparah krisis kemanusiaan dan perang saudara di Sudan.

Jika terbukti bersalah di hadapan hakim, Mafi menghadapi ancaman hukuman maksimal hingga 20 tahun penjara di sel federal.

Keterlibatan pihak luar dalam memasok senjata diyakini semakin memperpanjang penderitaan warga sipil di wilayah Sudan yang sedang bergolak.

Persenjataan yang dikirimkan secara ilegal tersebut digunakan untuk memperkuat posisi tempur salah satu pihak dalam konflik berdarah.

Dukungan militer dari Iran ini menjadi sorotan internasional karena melanggar berbagai kebijakan embargo dan stabilitas keamanan global.

Pemerintah Amerika Serikat menegaskan akan menindak tegas setiap penduduknya yang mencoba mengambil keuntungan dari konflik bersenjata di luar negeri.

Penangkapan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para makelar senjata yang beroperasi di wilayah hukum Amerika Serikat.

Konflik dan Krisis Sudan

Perang saudara di Sudan saat ini telah memasuki tahun keempat dengan intensitas kekerasan yang tidak kunjung mereda.

Pertempuran hebat ini telah memicu bencana kemulian yang sangat parah di negara yang terletak di wilayah Afrika Utara tersebut.

Baca Juga: Perang Sudan Kian Sadis, Muncul Seruan Boikot Manchester City, Kok Bisa?

Pasokan bahan pangan terus menipis drastis sehingga mengancam jutaan nyawa penduduk asli yang terjebak di tengah peperangan.

Laporan terbaru menunjukkan bahwa jutaan warga Sudan terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka untuk mencari perlindungan di pengungsian.

Intervensi senjata ilegal dari luar negeri seperti yang diduga dilakukan Mafi hanya akan memperburuk situasi kelaparan dan pengungsian massal.

Load More