News / Metropolitan
Senin, 20 April 2026 | 11:24 WIB
Ilustrasi banjir di Jaktim. Banjir merendam permukiman warga di Gang Macan, Tanjung Lengkong, Bidara Cina, Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza).
Baca 10 detik
  • Banjir merendam 20 RT di Jakarta Timur pada Senin pagi akibat luapan sungai dengan ketinggian mencapai 180 sentimeter.
  • Sebanyak 705 kepala keluarga terdampak di wilayah Jatinegara dan Kramat Jati, namun warga memilih tetap bertahan di rumah.
  • BPBD DKI Jakarta menyiagakan petugas serta mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di pesisir utara hingga 23 April.

Petugas gabungan kini terus disiagakan di lapangan untuk memantau situasi dan membantu proses evakuasi jika dibutuhkan.

"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi," tutur Rangga.
Ancaman Banjir Rob Susulan

Selain banjir luapan sungai ciliwung, BPBD DKI juga telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang diprediksi terjadi pada 17 hingga 23 April 2026. Fenomena fase bulan baru pada 17 April dan perigee pada 19 April 2026 disebut menjadi pemicu naiknya permukaan air laut di pesisir utara Jakarta.

Masyarakat diminta tetap tenang namun siaga. Jika terjadi kondisi darurat, warga dapat segera menghubungi layanan darurat 112 atau memantau perkembangan terkini melalui kanal resmi BPBD DKI Jakarta dan situs pemantauan banjir resmi milik Pemprov DKI. (Antara)

Load More