News / Metropolitan
Senin, 20 April 2026 | 11:54 WIB
Pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat (17/4/2026). ANTARA/HO-Humas Polres Tangerang Selatan.
Baca 10 detik
  • Seorang pemuda berinisial NS membunuh ibu tirinya, W, di Kelurahan Binong, Tangerang, pada Jumat, 17 April 2026.
  • Hasil pemeriksaan urine menunjukkan tersangka NS positif mengonsumsi narkotika jenis metamfetamin, amfetamin, dan juga zat benzodiazepam.
  • Polisi menangkap tersangka di Kecamatan Periuk setelah pelaku melakukan pembunuhan menggunakan senjata tajam serta palu akibat dendam.

Suara.com - Sebuah tragedi berdarah mengguncang Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Seorang pemuda berinisial NS (25) nekat menghabisi nyawa ibu tirinya, W (46), secara sadis.

Aksi keji ini diduga kuat dilakukan pelaku di bawah pengaruh narkotika.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan, mengungkapkan bahwa fakta mengejutkan terungkap setelah pihak kepolisian melakukan tes urine terhadap pelaku usai penangkapan.

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka positif mengandung zat metamfetamin, amfetamin, dan benzodiazepam,” kata Wira dalam keterangan yang diterima, Senin (20/4/2026).

Kronologi Penemuan Jasad Korban

Peristiwa ini terungkap bermula dari laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 pada Jumat (17/4) sekitar pukul 19.00 WIB.

Warga melaporkan adanya penemuan jenazah perempuan di sebuah rumah kontrakan di wilayah Binong.

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan dari Polres Tangerang Selatan dan Polsek Curug langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke RSU Tangerang.

“Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan luka pada tubuh dan berlumuran darah. Tim langsung melakukan langkah-langkah kepolisian secara cepat dan terukur,” ujar Wira.

Baca Juga: Kapolres Sukabumi di DPR: Ibu Tiri Sempat Tak Mengaku Aniaya Nizam Syafei

Motif Dendam dan Upaya Melarikan Diri

Penyelidikan mendalam segera mengarah kepada NS, anak tiri korban.

Pelaku diketahui sempat menghilang dan berusaha melarikan diri sesaat setelah kejadian.

Namun, pelarian NS berakhir di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Polisi berhasil meringkusnya saat ia diduga hendak kabur dengan membawa kendaraan dan barang-barang milik korban.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, motif di balik aksi brutal ini adalah dendam pribadi. Pelaku menyerang korban menggunakan palu dan pisau, dengan luka fatal pada bagian kepala.

Respons Cepat Kepolisian

Load More