Pernyataan dari pejabat militer AS juga memperkuat dugaan tersebut. Mereka menyebut bahwa operasi pengawasan dan pencegahan akan dilakukan hingga ke wilayah yang jauh dari Timur Tengah, termasuk kawasan strategis seperti Selat Malaka.
Penjelasan Resmi TNI AL
Menanggapi kekhawatiran yang berkembang, TNI Angkatan Laut memberikan penjelasan resmi. Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Tunggul, menegaskan bahwa keberadaan kapal perang asing tersebut masih dalam batas yang diperbolehkan.
Menurutnya, Selat Malaka merupakan jalur pelayaran internasional. Oleh karena itu, semua kapal, termasuk kapal perang, memiliki hak untuk melintas selama memenuhi ketentuan yang berlaku.
“Hak kapal termasuk kapal perang yang melintas di perairan tersebut merupakan hak lintas transit pada selat yang digunakan untuk pelayaran internasional,” ujar Tunggul, dikutip Senin (20/4/2026).
Hak lintas transit diatur dalam UNCLOS 1982. Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa kapal boleh melintas selama dilakukan secara langsung, terus-menerus, dan tidak melakukan aktivitas lain di luar tujuan perjalanan.
Selain itu, kapal yang melintas juga wajib mematuhi berbagai aturan internasional, seperti keselamatan pelayaran dan pencegahan pencemaran laut.
Yang terpenting, kapal asing tetap harus menghormati kedaulatan Indonesia sebagai negara yang wilayahnya dilintasi.
Demikianlah penjelasan isu Selat Hormuz dan Selat Malaka yang kini disorot dunia. Meski TNI AL memastikan tak ada pelanggaran, situasinya tetap perlu diwaspadai karena posisi Malaka yang strategis.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Baca Juga: Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kisah Nyi Rasmiwaditro: Musisi Gen Z yang Memilih Jalan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta
-
DPR Setuju Hibah Kapal Induk Italia Umur 40 Tahun: Biaya Rawat Rp101 Miliar, Perbaikan Rp16 Triliun
-
Mengapa Greenpeace Desak Batu Bara Keluar dari Daftar Investasi Syariah?
-
5 Serum Hanasui untuk Mencerahkan Wajah, Memudarkan Flek Hitam Mulai Rp30 Ribuan
-
Andai Lionel Messi Memilih Spanyol
-
Harga Changan Deepal S05 untuk Pasar Indonesia Tembus Rp 500 Jutaan
-
Disinformasi di Ruang Digital Ancam Demokrasi dan Persatuan Nasional, Puan: Negara Harus Hadir!
-
6 Sunscreen Terbaik untuk Wanita di Atas 40 Tahun dengan Kulit Sensitif sesuai Review dan Harga
-
Cara Membedakan Kulit Sawo Matang dan Kuning Langsat, Begini Ciri-cirinya
-
Kebakaran Mobil di SPBU Pekanbaru, Hanguskan Pompa Pengisian BBM