Presiden AS, Donald Trump. [IG/@realdonaldtrump]
Baca 10 detik
- Pemerintah AS memberikan ultimatum dua pekan kepada Kuba dalam pertemuan rahasia di Havana untuk membebaskan tahanan politik.
- Washington mendesak reformasi ekonomi dan akses internet Starlink sebagai syarat bagi pemerintah Kuba guna meredakan ketegangan diplomatik.
- Presiden Kuba menolak tekanan AS dan menyatakan kesiapan melawan secara militer demi mempertahankan kedaulatan serta revolusi negaranya.
“Jika itu terjadi, akan ada perlawanan, dan jika kami harus mati, kami akan mati,” ujarnya.
Sejak Desember lalu, AS memperketat blokade terhadap Venezuela yang berdampak pada pasokan minyak ke Kuba.
Langkah itu memperburuk krisis energi di negara tersebut, yang kini mengalami pemadaman listrik meluas dan ancaman kekurangan pangan.
Díaz-Canel menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan mundur meski berada di bawah tekanan berat.
Ia bahkan menyatakan siap mengorbankan nyawa demi mempertahankan revolusi Kuba.
“Saya tidak takut. Saya siap memberikan hidup saya untuk revolusi,” katanya.
Komentar
Berita Terkait
-
3 Fakta Kapal Touska Iran yang Diserang dan Disita AS di Laut Oman
-
24 Jam Penuh Gejolak di Selat Hormuz, Apa Saja yang Terjadi?
-
Sumpah Serapah Militer Iran! Segera Merespons Usai Kapal Perusak AS Berulah
-
Selat Hormuz Diblokade Iran, AS Mulai Incar Selat Malaka? Kapal Perang Trump Lintasi Perairan RI
-
Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
Terkini
-
MBG Basi atau Cuma Nasi-Kentang? Jamintel Kejagung: Foto dan Lapor Lewat Jaga Desa!
-
Kronologi Lengkap Dugaan Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI, Publik Tuntut Pelaku di-DO
-
JPU Tolak 3 Bos Google Jadi Saksi Nadiem, Ini Alasannya
-
Kasus Ketamin Melonjak 300 Persen, BPOM Siapkan Gerakan Nasional Lawan Penyalahgunaan Obat
-
Maling Bobol Plafon Toko Vape di Ciracas, Pemilik Rugi Puluhan Juta
-
Lebanon Berada di Ambang Kolaps Medis Usai Serangan Brutal Israel Hancurkan Infrastruktur Vital
-
7 Fakta Pilu Bocah 4 Tahun di Kediri Tewas Dianiaya Nenek: Pendarahan Ginjal Hingga Alibi Bohong!
-
Kubu Nadiem Hadirkan 3 Petinggi Google dari Singapura sebagai Saksi di Sidang Kasus Chromebook
-
Noel Sebut Irvian Bobby Tak Layak Jadi Saksi Mahkota: Perannya Paling Berat, Harus Dihukum Mati!
-
3 Fakta Kapal Touska Iran yang Diserang dan Disita AS di Laut Oman