News / Internasional
Selasa, 21 April 2026 | 09:34 WIB
Massa berunjuk rasa di depan Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (29/8/2025). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa]
Baca 10 detik
  • Amnesty International melaporkan penurunan kebebasan berekspresi dan peningkatan praktik otoritarian di Indonesia selama masa pemerintahan Prabowo Subianto.
  • Aparat keamanan menggunakan kekerasan berlebihan dalam merespons aksi demonstrasi massa yang mengakibatkan ribuan warga ditangkap dan terluka.
  • Pelanggaran HAM meliputi intimidasi terhadap masyarakat adat, diskriminasi kelompok minoritas, serta pelemahan komitmen kebijakan transisi energi ramah lingkungan.

Komunitas minoritas seperti Ahmadiyah dan kelompok Kristen dilaporkan mengalami intimidasi, pembubaran kegiatan, hingga serangan fisik oleh warga tanpa perlindungan memadai dari aparat.

Di sektor lingkungan, pemerintah dinilai masih bergantung pada energi fosil.

Rencana kelistrikan 10 tahun ke depan bahkan menunjukkan penurunan komitmen terhadap energi terbarukan, bertentangan dengan target transisi energi global.

Amnesty menegaskan, tanpa perbaikan kebijakan dan perlindungan hak sipil, Indonesia berisiko mengalami kemunduran lebih jauh dalam demokrasi dan penegakan HAM.

Load More