- DPP PKS berencana mencopot Khoirudin dari jabatan Ketua DPRD DKI Jakarta dan menunjuk Suhud Alynudin sebagai penggantinya.
- Rencana pergantian pimpinan tersebut tertuang dalam salinan surat keputusan partai yang beredar luas di Jakarta, Selasa (21/4/2026).
- Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta menyatakan bahwa rotasi jabatan merupakan proses internal partai yang harus dipatuhi kader.
Suara.com - Kursi pimpinan parlemen Kebon Sirih mendadak memanas menyusul beredarnya salinan Surat Keputusan (SK) DPP PKS terkait perombakan posisi Ketua DPRD DKI Jakarta. Dalam dokumen yang bocor tersebut, Partai Keadilan Sejahtera dikabarkan akan mencopot Khoirudin dan menunjuk Suhud Alynudin sebagai nakhoda baru legislatif Jakarta.
Salinan dokumen yang beredar luas melalui pesan singkat tersebut mengungkap bahwa DPP PKS telah mencabut SK terdahulu Nomor: 128/SKEP/DPP-PKS/2025 yang mengatur posisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) periode 2024-2029.
"Mengusulkan Penggantian Ketua DPRD Provinsi Jakarta yang semula dijabat oleh Khoirudin, digantikan Suhud Alynudin," bunyi petikan SK tersebut sebagaimana dikutip di Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Dalam surat tersebut, DPP PKS memberikan instruksi tegas kepada kadernya untuk patuh pada mandat terbaru partai.
Kader yang ditunjuk diwajibkan menaati segala fungsi, wewenang, dan tugas sebagai pimpinan dewan sekaligus mandatori partai di legislatif.
"Kepada Anggota Partai sebagaimana tersebut dalam Diktum Kedua di atas, wajib menaati segala peraturan yang berkenaan dengan fungsi, wewenang dan tugas sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah merangkap sebagai anggota Dewan dan Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera sebagai mandatori Partai pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah," lanjut keterangan dalam surat itu.
Respons Fraksi PKS
Menyikapi isu panas tersebut, Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, M. Taufik Zoelkifli, tidak membantah secara eksplisit. Ia mengisyaratkan bahwa dinamika pergantian pucuk pimpinan dewan tersebut memang tengah berjalan di internal partai.
"Kalaupun benar, ya sedang berproses. Jadi belum bisa disebutkan apakah bisa berproses atau nggak," ujar Taufik saat dikonfirmasi awak media, Selasa (21/4/2026).
Baca Juga: Tiga Tuntutan Demo Besar Kaltim Hari Ini: Audit Anggaran Rudy Masud hingga Independensi DPRD!
Taufik menegaskan bahwa bagi kader PKS, rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dan seluruh anggota fraksi akan selalu patuh terhadap komando pimpinan pusat partai.
"Apa pun keputusan dari DPP, itu kami akan terima. Jadi saya misalnya ke fraksi tiba-tiba pindah menjadi anggota biasa atau bahkan ketua DPRD, kemudian rotasi dengan yang lain, itu biasa sih, nggak terlalu masalah di sini," tegasnya.
Meski demikian, politisi senior yang akrab disapa MTZ ini mengimbau publik untuk menunggu pernyataan resmi dari partai agar tidak timbul spekulasi liar.
"Ya mungkin benar, mungkin salah. Kita tunggu saja biasanya kan nanti ada pengumuman resmi ketika memang sudah ada apa misalnya pergantian," katanya.
Hingga kekinian, belum ada keterangan resmi dari Sekretariat DPRD DKI Jakarta terkait tindak lanjut administratif atas usulan pergantian pimpinan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Operasi Epic Fury Lawan Iran Telan Ratusan Korban Prajurit Amerika Serikat yang Terluka dan Tewas
-
1200 Jam Internet Mati Total, Warga Iran Putar Otak Gunakan VPN hingga Pakai Cara Ini
-
Parkir Valet di Mal Jakarta Tembus Rp 250 Ribu, DPRD DKI Minta Aturan Baru Segera!
-
China Kasih Paham Dampak Paling Buruk Konflik di Selat Hormuz Berkepanjangan
-
Kado Hari Kartini: Setelah 22 Tahun, DPR Akan Sahkan RUU PPRT Jadi Undang-Undang Hari Ini!
-
Kritik Dibalas Represif Aparat, Amnesty Ungkap Wajah Suram Kebebasan Sipil RI
-
Tudingan Intimidasi Memanas di Sidang! Istri Eks Wamenaker Noel Ancam Polisikan Irvian Bobby
-
Rusia Kritik Penguatan Nuklir Inggris dan Prancis, Dinilai Picu Perlombaan Senjata
-
Trio Pemimpin Dunia Ini Dijuluki Predator dan Bikin Rusak Tatanan Global
-
Skandal Pemerintahan Trump! Punya Hubungan Gelap dengan Bodyguard, Menaker AS Mundur