News / Internasional
Selasa, 21 April 2026 | 12:11 WIB
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun (ANTARA/Desca Lidya Natalia)
Baca 10 detik
  • Kementerian Luar Negeri China mengecam tindakan Amerika Serikat menyita kapal kargo Iran di Selat Hormuz pada April 2026.
  • Penyitaan kapal memicu kekhawatiran global karena berpotensi memperburuk ketegangan serta mengganggu stabilitas jalur pelayaran minyak internasional yang vital.
  • Upaya diplomasi saat ini mengalami hambatan karena Iran menolak ultimatum Amerika Serikat di tengah ketidakpastian masa depan gencatan senjata.

Pada 7 April, kedua pihak sempat menyepakati gencatan senjata selama dua minggu hingga 22 April 2026. Namun setelah perundingan awal gagal, AS mengambil langkah blokade terhadap pelabuhan Iran.

Sejak 13 April, Angkatan Laut AS mulai membatasi lalu lintas maritim menuju dan dari pelabuhan Iran di sekitar Selat Hormuz, jalur vital yang menyumbang sekitar 20 persen pasokan minyak, produk minyak bumi, dan LNG global.

(Antara)

Load More