News / Internasional
Rabu, 22 April 2026 | 16:22 WIB
Ilustrasi rute haji Syam [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Jalur Haji Syam merupakan rute bersejarah dari Damaskus menuju Madinah yang menghubungkan berbagai peradaban penting dunia Islam.
  • Pemerintah membangun fasilitas infrastruktur seperti sumur dan pos peristirahatan guna mengatasi tantangan medan ekstrem selama perjalanan ibadah.
  • Pemerintah Arab Saudi modern kini menyediakan layanan infrastruktur, kesehatan, dan logistik untuk menjamin keamanan serta kenyamanan jemaah.

Suara.com - Jalur Haji Syam menjadi salah satu rute bersejarah yang dilalui para jemaah dari kawasan Syam menuju Makkah dan Madinah.

Selain jalur haji Syam, di masa kekhalifahan Abbasiyah, perjalanan haji semakin berkembang dengan adanya rute-rute baru yang menghubungkan wilayah-wilayah kekuasaan mereka dengan Mekkah, salah satunya rute haji Irak.

Selama berabad-abad, jalur haji Syam tidak hanya menjadi lintasan ibadah, tetapi juga penghubung peradaban di dunia Islam.

Rute ini bermula dari Damaskus, melewati Bosra (Daraa), Azra’at, Ma’an, hingga memasuki wilayah Arab Saudi melalui Halat Ammar.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Tabuk, Al-Ula, hingga berakhir di Madinah, melewati sejumlah titik penting yang menjadi tempat persinggahan jemaah.

Sepanjang perjalanan, para jemaah menghadapi tantangan berat, mulai dari keterbatasan air hingga medan geografis yang ekstrem.

Gurun, pegunungan, dan dataran luas harus dilalui, sehingga mendorong pembangunan sumur, kolam penampungan air, serta pos peristirahatan.

Salah satu titik penting adalah Birkat Al-Mu’azzam, yang menjadi sumber air vital bagi para jemaah.

Dilansir dari postingan akun Instagram @davidelproc, Birkat Al-Mu'azzam merupakan situs bersejarah penting yang terletak di antara Tabuk dan Al-Ula, Arab Saudi, yang menampilkan benteng dan kolam air besar.

Baca Juga: Dasco Lepas Keberangkatan Kloter I Jemaah Haji ke Mekkah Hari Ini

Dibangun antara abad ke-11 hingga ke-17, situs ini merupakan perhentian krusial bagi jemaah haji di rute Haji Syam yang berfungsi sebagai penyedia air.

Selain infrastruktur, dukungan masyarakat lokal juga memainkan peran besar.

Masyarakat lokal menyediakan makanan, tempat tinggal, serta membantu menjaga keamanan jalur, mencerminkan nilai solidaritas dalam perjalanan ibadah haji.

Di era modern, khususnya di bawah pemerintahan Arab Saudi, jalur haji mengalami transformasi signifikan.

Infrastruktur diperbarui dengan jaringan jalan modern serta layanan terpadu bagi jemaah.

Fasilitas seperti layanan kesehatan, panduan perjalanan, dan dukungan logistik kini tersedia secara menyeluruh.

Load More