News / Nasional
Rabu, 22 April 2026 | 20:58 WIB
Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan. (Ist)
Baca 10 detik
  • Istri nelayan di Desa Pelapis, Kayong Utara, kini aktif mengelola UMKM olahan perikanan untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
  • PT DIB (Harita Group) memberikan pelatihan serta menjamin kepastian pasar bagi produk bakso, nugget, dan lele marinasi warga desa.
  • Program pemberdayaan ini terbukti berhasil memperkuat ekonomi rumah tangga sekaligus mendukung kesehatan anak melalui kolaborasi inklusif.

Keberhasilan ini mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Saat panen perdana, Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kayong Utara, Hendra Budjang, menyampaikan apresiasi kepada PT DIB (Harita Group) dan tim CSR yang dinilai konsisten membina masyarakat Pelapis.

Menurutnya, keunggulan Pelapis dibanding wilayah lain adalah adanya kepastian pembeli yang jelas.

“Mari kita jadikan ini momentum. Kelebihan Pelapis adalah ketika kita bekerja, pembelinya sudah ada. Tinggal kesiapan masyarakatnya,” ujarnya.

Pemerintah daerah berharap model pemberdayaan di Desa Pelapis ini dapat menjadi percontohan bagi desa-desa pesisir lainnya di Kayong Utara.

Sinergi antara korporasi, masyarakat, dan pemerintah menjadi fondasi kuat dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan.

Government Relation Manager PT DIB, Seno Ario Wibowo, menjelaskan bahwa berbagai kegiatan di Desa Pelapis merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat.

Program yang dijalankan memberikan ruang bagi perempuan untuk mengembangkan keterampilan, memaksimalkan potensi lokal, sekaligus memperkuat ekonomi keluarga nelayan.

“Untuk budidaya lele, masyarakat tidak perlu khawatir soal pemasaran. Perusahaan menjamin hasil panen akan diserap,” tegas Seno.

Ia menambahkan, sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah pesisir dan dekat dengan komunitas nelayan, DIB memahami bahwa keberlanjutan ekonomi keluarga sangat dipengaruhi kondisi alam yang dinamis.

Baca Juga: Sinergi Warga dan PT DIB, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi

Karena itu, perusahaan mendorong adanya sumber pendapatan alternatif bagi istri nelayan di luar musim tangkap.

“Melalui pengolahan ikan air tawar, pembuatan bakso dan nugget ikan, serta pengolahan lele, perempuan bisa menjadi pelaku utama dalam menambah penghasilan keluarga. Ini bagian dari komitmen pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal dan prinsip keberlanjutan,” pungkasnya.

Kemandirian ekonomi yang dibangun oleh perempuan Desa Pelapis ini juga berdampak pada aspek sosial lainnya.

Peran aktif mereka juga terlihat di bidang kesehatan. Kader Posyandu di empat lokasi, bersama Puskesmas Pelapis dan dukungan DIB, rutin melaksanakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak-anak, pemeriksaan kesehatan, serta sosialisasi kesehatan masyarakat.

Dengan meningkatnya pendapatan keluarga, akses terhadap nutrisi dan layanan kesehatan bagi anak-anak di Desa Pelapis juga diharapkan semakin membaik.

Transformasi perempuan dari sekadar ibu rumah tangga menjadi pelaku UMKM tangguh membuktikan bahwa potensi desa pesisir sangat besar jika dikelola dengan kolaborasi yang inklusif.

Load More