- Seorang warga negara Inggris berinisial DJR ditemukan tewas gantung diri di ruang tahanan Imigrasi Depok pada Selasa, 21 April 2026.
- Korban ditahan sejak Senin karena dugaan pelanggaran izin tinggal saat bekerja sebagai tenaga pengajar di Kota Depok.
- Polres Metro Depok dan pihak Imigrasi telah membawa jenazah ke RS Polri guna pemeriksaan medis serta koordinasi kedutaan.
Suara.com - Suasana di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok mendadak gempar setelah ditemukannya jasad seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris berinisial DJR (54). Korban ditemukan tewas dalam posisi tergantung di teralis besi ventilasi toilet ruang tahanan, pada Selasa (21/4/2026).
Pria yang diketahui berprofesi sebagai pengajar itu ditemukan tidak bernyawa saat tengah menjalani masa penahanan sejak Senin (20/4/2026), terkait dugaan penyalahgunaan izin tinggal.
Pihak kepolisian dari Polres Metro Depok telah mengonfirmasi insiden tragis tersebut. Namun, detail kronologi lengkap masih menunggu proses penanganan lebih lanjut.
“Kejadiannya benar ada. Namun, kronologinya akan kami sampaikan setelah proses penanganan selesai,” ujar Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, dikutip Kamis (23/4/2026).
Untuk memberikan gambaran lebih utuh, berikut tujuh fakta penting di balik penemuan jasad WNA tersebut:
1. Identitas Korban dan Profesi
Korban diketahui bernama Duncan James Rance (DJR), warga negara Inggris asal Brighton. Selama berada di Indonesia, ia bekerja sebagai tenaga pengajar di Sekolah Sejahtera, Pancoran Mas, Kota Depok.
2. Ditahan karena Masalah Izin Tinggal
Peristiwa ini bermula saat DJR diamankan petugas Imigrasi Depok pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di lokasi tempatnya mengajar. Ia diduga melanggar ketentuan izin tinggal selama berada di Indonesia.
Baca Juga: Modus Black Dollar Terbongkar! 2 WNA Liberia Tak Berkutik Diciduk di Meja Makan Apartemen Meruya
Setelah diamankan, DJR dibawa ke Kantor Imigrasi dan ditempatkan di ruang detensi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
3. Kronologi Terekam CCTV
Berdasarkan rekaman CCTV, korban terlihat masuk ke toilet ruang tahanan pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 15.20 WIB. Beberapa waktu kemudian, petugas mulai curiga karena korban tidak terlihat kembali ke area sel.
Pintu toilet diketahui dalam kondisi tertutup dan terkunci dari dalam.
4. Pintu Toilet Didobrak Paksa
Petugas sempat memanggil korban berulang kali, namun tidak mendapat respons. Karena tidak ada jawaban, petugas mencoba mengintip melalui ventilasi, tetapi tidak dapat memastikan kondisi di dalam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
Terkini
-
Tragedi di Kos Benhil: Dua PRT Lompat dari Lantai 4, Polisi Dalami Motifnya
-
LPG 12 Kg Rp248 Ribu, Agen di Jaksel Banjir Keluhan Ibu-ibu: Kok Naik Harganya?
-
Bukan Lagi Joki Duduk, Kecurangan UTBK Kini Pakai Telinga Bionik
-
Siapa Karoline Leavitt? Jubir Gedung Putih, Pembela Donald Trump Paling Vokal
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Sistem Mitigasi Dinilai Pincang, DPRD DKI Minta MRT Jakarta Perkuat Pasokan Listrik
-
Wamenkes Dante: Kelompok Anti Vaksin Tetap Ada, Lawannya Bukan Larangan tapi Informasi Akurat
-
Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Mendagri Dorong Optimalisasi APBD dan Kendalikan Inflasi
-
Dari Anak Tanpa Vaksin ke Lonjakan Pasien Cuci Darah: Rantai Krisis Kesehatan yang Terabaikan?
-
FBI dan Polri Bongkar Jaringan Phishing Global W3LL, Incar Transaksi Rp350 Miliar