News / Internasional
Jum'at, 24 April 2026 | 20:05 WIB
Selat Hormuz
Baca 10 detik
  • Amerika Serikat menyusun rencana serangan militer baru menyasar aset asimetris dan infrastruktur Iran.

  • Target operasi mencakup komandan Garda Revolusi Ahmad Vahidi jika negosiasi damai resmi gagal.

  • Presiden Trump tetap memberlakukan blokade pelabuhan Iran sambil menunggu peluang dialog damai susulan.

Insiden tersebut menimbulkan kerusakan infrastruktur yang cukup parah serta jatuhnya korban jiwa dari kalangan warga sipil di lokasi kejadian.

Gencatan senjata yang dimulai pada 7 April sempat memberikan harapan, namun kegagalan di Islamabad memicu Washington menyiapkan opsi serangan balasan.

Load More