- Pemerintah Iran berencana menerapkan aturan navigasi bagi kapal komersial di Selat Hormuz setelah konflik bersenjata berakhir.
- Wakil Menteri Pertahanan Iran menyatakan akan bekerja sama dengan Oman untuk mengelola keamanan pelayaran di kawasan tersebut.
- Pemerintah Iran mempertimbangkan kebijakan pungutan transit kapal guna meningkatkan pendapatan negara serta merespons dinamika keamanan jalur energi.
Kebijakan ini diperkirakan dapat meningkatkan pemasukan negara sekaligus menjadi instrumen ekonomi dalam menghadapi tekanan sanksi internasional.
Dampak Konflik terhadap Stabilitas Kawasan
Ketegangan di kawasan meningkat sejak konflik antara Iran dan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat pada 28 Februari lalu.
Otoritas Iran melaporkan ribuan korban jiwa akibat serangan militer selama konflik berlangsung.
Meskipun sempat terjadi gencatan senjata sementara pada awal April melalui mediasi internasional, proses perundingan perdamaian belum menghasilkan kesepakatan permanen.
Situasi keamanan di kawasan Teluk Persia masih menjadi perhatian dunia, mengingat Selat Hormuz merupakan salah satu jalur utama distribusi energi global.
Diperkirakan sekitar 20 persen pasokan minyak mentah dan gas alam cair (LNG) dunia melewati jalur tersebut setiap hari.
Kebijakan baru Iran terkait pengaturan pelayaran di Selat Hormuz berpotensi memengaruhi stabilitas perdagangan energi dan harga komoditas global dalam jangka panjang.
Baca Juga: FIFA Patok Biaya Parkir di Piala Dunia 2026: Satu Mobil Rp4 Juta di Miami
Berita Terkait
-
Iran Tetapkan Aturan Pelayaran di Selat Hormuz Usai Konflik dengan AS
-
Dampak Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Dunia Makin Krisis Pasokan Minyak Mentah?
-
Menghitung Biaya 76 Tahun Perang AS dari Korea hingga Iran: Tembus Triliunan Dolar
-
Pejabat Inggris Sindir Israel Sekutu Spesial Amerika saat Pertemuan Trump - Raja Charles, Maksudnya?
-
76 Tahun AS Berperang: Triliunan Dolar Habis, Jutaan Nyawa Melayang, Perang Iran yang Termahal
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
KSPI Pindahkan Aksi May Day 2026 dari DPR ke Monas Usai Bertemu Prabowo, Ini Hasil Pembicaraannya
-
KPK Endus Setoran Bos-bos Rokok ke Bea Cukai, Modus Urus Pita Cukai Terbongkar?
-
Tragedi Kecelakaan KRL Bekasi: Megawati Berduka, Perintahkan Fraksi PDIP Benahi Sistem Keamanan
-
Relokasi Korban Little Aresha, Pemkot Jogja Gratiskan Biaya Daycare 3 Bulan
-
Polisi Dalami Duagaan Human Error hingga Gangguan Sistem di Balik Kecelakaan Maut KRL-Argo Bromo
-
Alasan di Balik Serangan Terhadap Andrie Yunus: Tuduhan Teror hingga Narasi Anti-Militer
-
Mahfud MD Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus: Kinerja Komnas HAM Sangat Mundur
-
Guyon Prabowo ke Menteri Trenggono: Sakti Terus Ya, Gak Boleh Pingsal Lagi!
-
Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
8 Kereta Batal Berangkat dari Stasiun Senen dan Gambir Hari Ini, Ada KA Brantas hingga Parahyangan