News / Nasional
Rabu, 29 April 2026 | 14:57 WIB
Mantan Menko Polhukam Mahfud MD. (bidik layar video)
Baca 10 detik
  • Mahfud MD mengecam penyebaran potongan video ceramah Jusuf Kalla di UGM yang memicu narasi keliru terkait kerukunan beragama.
  • Mahfud menegaskan bahwa pesan asli Jusuf Kalla bertujuan mencegah konflik masa lalu agar tidak terulang kembali di masyarakat.
  • Mahfud mendukung langkah hukum tim Jusuf Kalla terhadap penyebar video sebagai upaya memberikan efek jera bagi publik.

"Menurut saya laporan itu wajar bisa dimaklumi dan menurut saya memang harus di diselidiki ya. Karena apa? Karena yang begini ini berbahaya. Hanya gimana ya kepentingan politik yang sangat sempit gitu untuk memojokkan orang yang sudah pastilah semua orang tahu Pak JK begitu gitu kok masih tega-teganya gitu mengatakan yang seperti itu," katanya.

Mahfud pun berharap kepolisian mendalami kasus ini agar masyarakat lebih berhati-hati dalam membagikan konten di media sosial.

"Ada cara-cara yang lebih halus tuh biasanya kalau memposting atau memberitakan tu pakai clickbait saja kan. Kalau ini mutilasi berita dipotong, lalu dia dipotong konteksnya, lalu dipetik masalah-masalah yang sangat sensitif untuk dibenturkan," ujarnya. (Tsabita Aulia)

Load More