-
Dua warga Yahudi di London utara menjadi korban penusukan pria bersenjata tajam kemarin.
-
Israel menuntut pemerintah Inggris melakukan langkah konkret untuk memberantas akar kebencian terhadap Yahudi.
-
Perdana Menteri Keir Starmer memastikan pelaku penikaman akan diproses hukum secara tegas dan adil.
Suara.com - Aksi kekerasan bersenjata tajam yang menyasar komunitas Yahudi di Golders Green kini memicu desakan tindakan nyata bagi keamanan Inggris.
Insiden berdarah ini menjadi titik nadir baru dalam eskalasi sentimen negatif terhadap kelompok minoritas di London utara.
Dua orang korban kini dalam penanganan medis serius setelah seorang pria menyerang mereka secara brutal di ruang publik.
Dikutip dari Skynews, ketegangan diplomatik pun pecah saat Israel secara terbuka mempertanyakan kemampuan otoritas London dalam meredam gelombang kebencian.
Situasi ini menandai pergeseran dari sekadar vandalisme menjadi ancaman fisik langsung yang mengancam nyawa warga sipil.
Pihak Shomrim melaporkan bahwa pelaku yang membawa pisau sempat melarikan diri sebelum akhirnya berhasil diringkus petugas.
Relawan medis dari Hatzola bergerak cepat mengevakuasi kedua korban untuk mendapatkan perawatan darurat segera.
Kementerian Luar Negeri Israel melalui pernyataan resminya menuntut langkah konkret dari pemerintah Inggris di luar sekadar kata-kata.
"Setelah serangan terhadap sinagoga, organisasi Yahudi, ambulans komunitas, dan sekarang orang Yahudi yang menjadi sasaran di Golders Green, pemerintah Inggris tidak dapat lagi mengeklaim bahwa ini terkendali," tulis Kemlu Israel di X.
Baca Juga: John Stones Umumkan Hengkang dari Manchester City Akhir Musim Ini
Israel menekankan bahwa situasi di lapangan sudah sangat mengkhawatirkan dan membutuhkan intervensi keamanan yang jauh lebih masif.
"Pernyataan Perdana Menteri Keir Starmer bukanlah pengganti untuk menghadapi akar antisemitisme yang merajalela di seluruh Inggris Raya. Cukup sudah kata-kata. Inggris harus bertindak tegas dan segera," tambah Kemlu Israel.
Perdana Menteri Keir Starmer secara tegas mengutuk kejadian tersebut sebagai serangan terhadap nilai-nilai dasar negara Inggris.
"Serangan anti-Semit di Golders Green benar-benar mengerikan. Serangan terhadap komunitas Yahudi kita adalah serangan terhadap Inggris," tulis Starmer di akun X.
Pemerintah menjanjikan proses hukum yang berat bagi pelaku guna menjamin keadilan bagi para korban.
"Mereka yang bertanggung jawab akan dibawa ke pengadilan," tegas Starmer dalam pernyataan resminya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!
-
Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!