- Polda Metro Jaya menyisir juru parkir liar di kawasan Monas pada 30 April 2026 demi kelancaran Hari Buruh.
- Petugas menyediakan kantong parkir resmi di IRTI, Balai Kota, Perpustakaan Nasional, dan Pertamina bagi kendaraan para buruh.
- Satpol PP dan Satgas Gakkum dikerahkan untuk menertibkan pedagang kaki lima serta mencegah hambatan di pintu masuk utama.
Suara.com - Polisi melakukan penyisiran terhadap juru parkir liar di kawasan Monas. Penyisiran dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas pada Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (1/5/2026).
“Kami berharap tidak ada kantong parkir liar ya. Masyarakat agar mengantisipasi, jangan memanfaatkan atau menggunakan para juru parkir liar karena justru ini juga akan mengganggu sirkulasi pergerakan yang nanti akan kami lakukan dengan pola-pola rekayasa yang ada,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, kepada wartawan, Kamis (30/4/2026).
Sebab, dalam perayaan Hari Buruh besok, lanjut Komarudin, pihaknya telah menyiapkan beberapa kantong parkir bagi kendaraan roda dua.
Bagi para buruh yang menggunakan sepeda motor, bisa memarkirkan kendaraannya di IRTI, Balai Kota, Perpustakaan Nasional, hingga Pertamina.
Komarudin mengatakan, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Satgas Gakkum dan Dinas Perhubungan untuk menyediakan kantong parkir guna mencegah aksi parkir liar yang bisa menyumbat arus lalu lintas.
Ia juga mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menghalau para pedagang kaki lima, terutama pada titik tertentu.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Satpol PP yang juga nanti akan diterjunkan untuk mengantisipasi pedagang kaki lima terutama pada simpul-simpul yang biasanya ada itu, di pintu Gambir, kemudian pintu Pertamina depan Mabesad, dan pintu Patung Kuda,” ucapnya.
“Padahal ini tiga pintu ini adalah pintu masuk utama. Ya kalau nanti banyak pedagang-pedagang kaki lima tentu akan menghambat,” imbuhnya.
Komarudin menyampaikan bahwa pihaknya juga berkoordinasi dengan Satgas Gakkum untuk mengantisipasi adanya tindakan yang mengganggu kelancaran acara.
Baca Juga: Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot
“Jadi kami sudah berkoordinasi dengan lintas sektoral, termasuk Satgas Gakkum ya, sekiranya memang nanti perlu adanya penegakan hukum atas perilaku-perilaku yang memang justru akan mengganggu kelancaran dari acara ini,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot
-
1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas
-
Perbedaan May Day dan Mayday, Mana yang Artinya Hari Buruh?
-
Jelang May Day KSPSI Bocorkan Permenaker Outsourcing, Bakal Lebih Ketat?
-
May Day di Monas, Andi Gani Pastikan Tanpa Dana Oligarki
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123