-
Polisi menangkap Jefferson Lewis terkait pembunuhan bocah perempuan berusia lima tahun di Australia.
-
Kerusuhan pecah di rumah sakit Alice Springs saat warga menuntut hukuman adat "payback".
-
Keluarga korban meminta massa tenang dan membiarkan proses hukum formal berjalan sepenuhnya.
Suara.com - Situasi keamanan di Alice Springs memanas setelah penangkapan Jefferson Lewis yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan bocah perempuan.
Massa yang marah mengepung fasilitas medis tempat tersangka dirawat hingga memicu bentrokan fisik dengan aparat keamanan.
Otoritas kepolisian kini memperluas investigasi untuk menyeret pihak-pihak yang membantu persembunyian pelaku selama masa pelarian.
Kemarahan publik memuncak karena korban yang dikenal sebagai Kumanjayi Little Baby ditemukan tidak bernyawa setelah menghilang berhari-hari.
Polisi memperingatkan bahwa tindakan main hakim sendiri dan keterlibatan membantu buronan tidak akan ditoleransi hukum.
Sekitar 400 warga berkumpul di luar rumah sakit sambil menyuarakan tuntutan hukuman adat atau "payback".
Massa menuduh pihak kepolisian memberikan perlindungan berlebih kepada pria yang baru bebas dari penjara tersebut.
Gas air mata terpaksa ditembakkan petugas guna membubarkan kerumunan yang mulai melemparkan benda tajam dan tumpul.
Beberapa kendaraan dinas milik kepolisian dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat serangan massa yang tidak terkendali.
Baca Juga: Lebih Menantang, AFF Punya Rencana Undang Australia untuk Piala AFF 2026
Upaya pembakaran mobil polisi juga sempat terjadi sebelum petugas berhasil meredam eskalasi kekerasan di lokasi.
Komisaris Polisi Martin Dole menyatakan tersangka ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri akibat serangan bertubi-tubi dari warga.
"Lewis mengalami serangan berkelanjutan dan pingsan saat polisi tiba untuk menangkapnya," ungkap Martin Dole dalam keterangannya.
Meski sempat dikeroyok, luka-luka yang diderita Lewis dianggap tidak cukup parah untuk menjalani rawat inap jangka panjang.
Aparat segera menerbangkan Lewis ke Darwin demi menghindari amuk massa susulan yang lebih besar di Alice Springs.
Polisi menegaskan akan segera menjatuhkan tuntutan resmi kepada Lewis dalam beberapa hari ke depan setelah proses administrasi selesai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Peringati May Day: Massa Buruh Seragam Merah Gotong 'Rudal' Raksasa ke Gerbang DPR!
-
'Nggak Habis Pikir Aku!' Prabowo Heran Lihat Orang Pintar Justru Pintar Maling
-
Donald Trump Ancam Iran Pakai Gambar AI Berpistol: No More Mr Nice Guy!
-
Suara Ojol Didengar Prabowo, Asosiasi Apresiasi Potongan Aplikasi 8 Persen
-
Mahasiswa Prancis di Singapura Terancam 2 Tahun Penjara Gara-gara Jilat Sedotan Vending Machine
-
Negara Akan Ambil Alih! Prabowo Terbitkan Keppres Satgas PHK, Pasang Badan Bela Buruh yang Terancam
-
Audiensi di DPR, Buruh Tuntut Upah Layak dan Hapus Outsourcing
-
Konvoi Global Sumud Tembus Blokade Israel, Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Gaza
-
Yakinkan Buruh Bisa Punya Rumah! Prabowo Dobrak Aturan Bank, Beri Napas Cicilan KPR hingga 40 Tahun
-
Prabowo Klaim Indonesia Tahan Krisis Global, Target Swasembada BBM Segera Tercapai