-
Polisi menangkap Jefferson Lewis terkait pembunuhan bocah perempuan berusia lima tahun di Australia.
-
Kerusuhan pecah di rumah sakit Alice Springs saat warga menuntut hukuman adat "payback".
-
Keluarga korban meminta massa tenang dan membiarkan proses hukum formal berjalan sepenuhnya.
Keluarga korban kini berada dalam duka mendalam dan meminta masyarakat untuk menghentikan aksi kekerasan di jalanan.
Robin Granites selaku tetua adat sekaligus kakek korban meminta warga menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
"Apa yang terjadi minggu ini bukanlah cara kami," kata Robin Granites dalam pernyataan resminya kepada publik.
Ia menambahkan bahwa meski keluarga sangat terpukul, fokus saat ini adalah memberikan penghormatan terakhir kepada cucunya.
"Pria ini telah ditangkap berkat aksi masyarakat, dan kita sekarang harus membiarkan keadilan berjalan semestinya sementara kita mengambil waktu untuk berkabung bagi Kumanjayi Little Baby dan mendukung keluarga kami," lanjut Robin.
Ibu kandung korban juga menyampaikan pesan menyentuh terkait kepergian putri tercintanya yang mendadak dan tragis.
"Akan sangat sulit untuk menjalani sisa hidup kami tanpa kehadiranmu," ungkap sang ibu yang identitasnya dirahasiakan.
Pihak keluarga meyakini bahwa korban kini telah berada di tempat yang tenang bersama kerabat yang telah tiada.
"Kami tahu kamu berada di surga bersama anggota keluarga lainnya dan Yesus. Aku dan saudaramu akan menemuimu suatu hari nanti," tambahnya.
Baca Juga: Lebih Menantang, AFF Punya Rencana Undang Australia untuk Piala AFF 2026
Proses identifikasi forensik masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian bocah malang tersebut.
Kumanjayi Little Baby dilaporkan hilang sejak Sabtu lalu setelah terakhir kali terlihat di kamp pemukiman Aborigin.
Pencarian besar-besaran yang melibatkan relawan dan polisi berakhir duka saat jasadnya ditemukan di area semak pada Kamis.
Jefferson Lewis menjadi tersangka utama karena ia menghilang dari pengawasan tepat saat bocah tersebut dilaporkan tidak ada di tempat tidur.
Lewis sendiri diketahui baru saja menghirup udara bebas dari penjara enam hari sebelum peristiwa penculikan terjadi.
Ketegangan di Alice Springs merupakan akumulasi dari rasa kehilangan warga terhadap keselamatan anak-anak di wilayah tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Kebijakan dan Investasi, Data Akurat Cegah Salah Ambil Keputusan
-
Kapal Tanker Minyak Dunia Lewat di Selat Bab al-Mandeb Dipastikan Gratis
-
Kim Se Jeong hingga Cho Han Gyeol Bintangi Drama Baru Bertema High School
-
Amerika Stres Iran Tak Hancur-hancur Diserang, Temui Jalan Buntu
-
Pengiriman 75 Ribu Bibit Sawit Palsu Digagalkan di Bandara Radin Inten II
-
4 Zodiak Paling Beruntung 1 Agustus 2026, Awal Bulan Panen Peluang Baik!
-
Daftar Harga BBM Pertamina Mulai 1 Agustus 2026
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo
-
Donald Trump Gereget Mau Rudal Fasilitas Nuklir Iran: Sampai Mereka Bilang Tak Tahan Lagi
-
Perkuat Industri Semikonduktor, PERURI Luncurkan Sandbox Desain Chip Merah Putih