News / Internasional
Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:57 WIB
Remaja Prancis terancam dua tahun penjara akibat menjilat sedotan mesin minuman otomatis di Singapura. (CNN)
Baca 10 detik
  • Remaja Prancis di Singapura terancam dua tahun penjara akibat menjilat sedotan mesin minuman.

  • Pelaku mengunggah aksinya ke media sosial hingga viral dan memicu investigasi kepolisian setempat.

  • Kasus ini menegaskan ketegasan hukum Singapura terhadap pelanggaran fasilitas umum oleh warga asing.

Kasus ini mengingatkan kembali pada sejarah panjang Singapura dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu terhadap warga mancanegara.

Negara tetangga Indonesia ini memang dikenal memiliki regulasi yang sangat disiplin dengan pengawasan keamanan yang luar biasa ketat.

Salah satu peristiwa paling fenomenal adalah kasus Michael Fay pada tahun 1993 yang dijatuhi hukuman cambuk akibat vandalisme.

Kala itu, intervensi diplomatik dari Presiden Amerika Serikat sekalipun tidak mampu menghapus hukuman fisik yang ditetapkan pengadilan Singapura.

Integritas hukum di negara ini tetap berdiri tegak demi menjaga ketertiban serta keamanan seluruh lapisan masyarakat dan wisatawan.

Kejadian ini bermula di sebuah pusat perbelanjaan pada 12 Maret lalu saat pelaku merekam aksinya menjilat sedotan mesin jus.

Singapura memiliki sejarah ketat dalam menjaga fasilitas umum, di mana tindakan vandalisme atau gangguan publik selalu direspon dengan tindakan hukum tegas tanpa kompromi.

Load More