-
Harga minyak dunia naik akibat ketidakpastian hukum mengenai kebijakan perang Amerika Serikat di Iran.
-
Pemerintah Trump mengklaim gencatan senjata mengakhiri batas waktu 60 hari untuk mendapatkan izin Kongres.
-
Eskalasi militer tetap mengancam stabilitas pasokan minyak meski kedua belah pihak sedang gencatan senjata.
Ketegangan tetap berada pada level tinggi karena Trump bersumpah tetap mempertahankan blokade pelabuhan hingga Iran menyerah.
Teheran secara tegas menolak membuka kembali Selat Hormuz jika Amerika Serikat tidak segera mencabut blokade ekonomi tersebut.
Laporan terbaru menyebutkan Komando Pusat AS telah menyiapkan rencana serangan singkat namun dahsyat untuk menekan posisi tawar Iran.
Di sisi lain, Garda Revolusi Iran mengancam akan membalas setiap aksi militer Washington dengan serangan yang sangat menyakitkan.
Kondisi gencatan senjata yang rapuh ini membuat stabilitas pasokan energi dunia berada dalam posisi yang sangat rentan.
Perselisihan ini berakar dari serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran yang diluncurkan pada akhir Februari lalu.
Sesuai Undang-Undang 1973, presiden wajib menarik pasukan dalam 60 hari jika Kongres tidak memberikan otorisasi resmi militer.
Hingga saat ini, belum ada lampu hijau dari badan legislatif terkait kelanjutan aksi tempur yang melibatkan personel Amerika Serikat.
Blokade maritim dan penutupan jalur perdagangan di Selat Hormuz menjadi instrumen utama dalam perang urat syaraf kedua negara.
Baca Juga: Khamenei Klaim Kemenangan atas AS, Iran Pertegas Kendali Selat Hormuz
Pasar energi global terus memantau apakah diplomasi atau kekuatan militer yang akan memenangkan pertarungan di Timur Tengah ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!
-
Bela Prabowo, Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot
-
BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini
-
Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat
-
Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon
-
Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang