Ilustrasi siswa sekolah. [Antara/Herman Dewantoro]
Baca 10 detik
- Mendikdasmen Abdul Mu'ti meluncurkan program SMK empat tahun bagi sekolah negeri dan swasta untuk meningkatkan kesiapan kerja lulusan.
- Pemerintah bekerja sama dengan Kementerian P2MI akan memberangkatkan 3.000 lulusan SMK ke luar negeri melalui program SMK Go Global.
- Program ini menerapkan kurikulum berbasis kebutuhan industri lokal, kemitraan strategis, serta pelatihan khusus sesuai standar perusahaan negara tujuan.
"Jadi misalnya ada SMK yang menyiapkan lulusannya kerja di Korea Selatan. Apa yang dibutuhkan di sana, itu yang disiapkan. Ada juga yang mengembangkan untuk kerja di Arab Saudi atau Jepang dan negara lainnya.
"Sejak awal sekolah itu dirancang untuk menyiapkan muridnya bekerja di sana dan sejak awal mereka tidak hanya dilatih skill yang diperlukan, tapi juga budayanya, bahasanya, dan sebagainya. Sekarang sudah mulai banyak mengembangkan itu," ujar Mu'ti.
Komentar
Berita Terkait
-
Siswa SMK Bukan Hanya Calon Tenaga Kerja, Tapi Juga Anak yang Perlu Dijaga
-
Polda Jambi Tahan Mantan Kadisdik Varial Adhi Putra Terkait Kasus Korupsi DAK SMK Rp21,8 Miliar!
-
Gubernur Pramono Anung Lepas 561 Alumni SMK Jakarta Bekerja ke Jerman hingga Jepang
-
Lulusan SMK Paling Banyak Nganggur, Pelatihan Vokasi Menjadi Penting
-
103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diluncurkan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo