News / Internasional
Rabu, 13 Mei 2026 | 09:49 WIB
Arsip foto: Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin. ANTARA/HO-Kementerian Luar Negeri China/aa. (Handout Kementerian Luar Negeri China)
Baca 10 detik
  • Presiden Donald Trump menegaskan Amerika Serikat tidak memerlukan bantuan China untuk menangani konflik dengan Iran yang memanas.
  • Trump akan membahas isu Iran dengan Presiden Xi Jinping saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Beijing pada Rabu.
  • Amerika Serikat memberikan peringatan keras kepada Iran untuk segera mencapai kesepakatan atau akan menghadapi konsekuensi kehancuran besar.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa Washington tidak membutuhkan bantuan China untuk mengakhiri konflik dengan Iran yang terus memanas dalam beberapa bulan terakhir.

Meski demikian, Trump memastikan isu Iran tetap akan menjadi salah satu topik penting dalam pertemuannya dengan Presiden China, Xi Jinping, dalam kunjungannya ke Beijing yang dimulai Rabu waktu setempat.

Donald Trump juga melontarkan pujian kepada Presiden China, Xi Jinping yang dianggap cocok bekerja sama dengannya. 

Trump menyebut dirinya tetap memantau situasi Iran secara penuh. Ia bahkan mengklaim Amerika Serikat masih mampu mengendalikan dinamika konflik tanpa campur tangan Beijing.

“Kami memiliki banyak hal untuk dibicarakan. Sejujurnya, saya tidak akan mengatakan Iran menjadi salah satunya karena kami memantau dan mengendalikan situasi di Iran dengan sangat baik,” ujar Trump dikutip dari AFP.

Donald Trump [The White House]

Konflik Iran menjadi perhatian dunia setelah ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran meningkat sejak serangan besar-besaran yang terjadi pada akhir Februari lalu.

Situasi kini disebut memasuki kebuntuan, terutama terkait jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz.

Trump juga melontarkan peringatan keras kepada Teheran.

Presiden dari Partai Republik itu mengatakan Iran harus segera mencapai kesepakatan dengan Washington atau menghadapi konsekuensi besar.

Baca Juga: Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

“Entah kita mencapai sebuah kesepakatan, atau mereka akan hancur,” tegas Trump.

China sendiri diketahui menjadi salah satu mitra ekonomi utama Iran.

Beijing membeli sebagian besar ekspor minyak Iran dan selama ini menjadi pendukung diplomatik penting bagi pemerintah Teheran di tengah sanksi Barat.

Meski muncul laporan bahwa China masih memasok senjata ke Iran dan tetap membeli minyak yang dikenai sanksi internasional, Trump tetap memuji Xi Jinping.

Ia menyebut pemimpin China tersebut sebagai sosok yang mampu menangani situasi dengan baik.

“Dia teman saya. Dia seseorang yang sangat cocok bekerja sama dengan saya,” kata Trump mengenai Xi Jinping.

Load More