News / Internasional
Rabu, 20 Mei 2026 | 12:17 WIB
Ilustrasi jabat tangan. [Dok. Istimewa]
Baca 10 detik
  • WHO dan Kemenkes Uganda melarang jabat tangan menyusul konfirmasi penularan virus Ebola di wilayah perbatasan negara tersebut.
  • Pada 17 Mei 2026, WHO menetapkan status darurat kesehatan global akibat ancaman penyebaran virus Ebola yang mematikan.
  • Pemerintah Uganda memperketat pengawasan di perbatasan dan fasilitas umum guna memutus rantai penularan virus mematikan tersebut.

Angka Kematian Ebola Terus Bertambah

Data terbaru dari otoritas kesehatan Republik Demokratik Kongo menunjukkan tingkat fatalitas Ebola masih sangat tinggi.

Sedikitnya 131 orang dilaporkan meninggal dunia akibat infeksi virus tersebut di wilayah Kongo.

Padahal, wabah Ebola sebelumnya sempat dinyatakan berakhir pada Oktober 2025 sebelum kembali muncul tahun ini.

Pemerintah Uganda kini terus meningkatkan pengawasan di wilayah perbatasan serta fasilitas kesehatan guna mencegah penyebaran wabah semakin luas, demikian Antara.

Load More