News / Internasional
Rabu, 20 Mei 2026 | 12:44 WIB
Arsip foto: Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin. ANTARA/HO-Kementerian Luar Negeri China/aa. (Handout Kementerian Luar Negeri China)
Baca 10 detik
  • Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing pada 20 Mei 2026 untuk mempererat hubungan bilateral.
  • Kedua negara meningkatkan perdagangan hingga hampir 100 persen menggunakan mata uang lokal untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
  • Rusia dan China berkolaborasi membangun infrastruktur energi serta teknologi untuk mengoptimalkan jalur logistik dan pengembangan ekonomi digital.

Investasi Raksasa di Sektor Teknologi

Kerja sama ini tidak berhenti di sektor energi dan logistik. Menurut data terbaru, ada lebih dari 90 proyek bersama yang sedang berjalan dengan total nilai investasi mencapai 4.480,6 triliun Rupiah (sekitar 253 miliar Dolar AS).

Proyek-proyek ini mencakup sektor infrastruktur, logistik, hingga teknologi tinggi seperti ekonomi digital dan pengembangan jaringan 5G.

Langkah ini mempertegas posisi kedua negara dalam menciptakan tatanan dunia yang lebih "multipolar".

Dengan penguatan di sektor teknologi dan keuangan, Rusia dan China seolah ingin membuktikan bahwa mereka bisa tetap tumbuh perkasa meski mencoba dikucilkan dari sistem global arus utama.

Load More