- Presiden Vladimir Putin bertemu Xi Jinping di Beijing pada 20 Mei 2026 untuk menyepakati pengembangan Jalur Sutra Kutub.
- Jalur laut baru ini memangkas waktu tempuh pelayaran Asia-Eropa hingga 50 persen guna mengurangi ketergantungan pada Selat Malaka.
- Pengalihan jalur logistik global tersebut berisiko menurunkan nilai strategis dan daya tawar Selat Malaka bagi ekonomi Indonesia.
Pada April 2026, Menteri Keuangan Indonesia sempat melempar ide revolusioner untuk mengenakan tarif tol bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Malaka.
Namun, jika jalur alternatif seperti Kutub Utara makin kompetitif, posisi tawar Selat Malaka bisa tergerus.
Biaya tambahan untuk pengalihan rute kapal secara permanen dari Selat Malaka ke rute alternatif seperti Selat Lombok saja bisa mencapai Rp 3.872 triliun per tahun.
Indonesia harus waspada karena poros baru Beijing-Moskow ini sedang mendesain ulang peta logistik dunia.
Dengan target mengoperasikan lima kapal kontainer khusus pelayaran Arktik pada 2027, dunia sedang bersiap melihat Terusan Suez dan Selat Malaka menjadi kurang laku.
Sebagai negara yang berada di persimpangan jalur maritim, Indonesia perlu segera merumuskan strategi agar tidak hanya menjadi penonton dalam perubahan arus dagang global ini.
Tag
Berita Terkait
-
Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
AS Keluar, Rusia Masuk: Intip Pertemuan Xi Jinping dan Putin di Beijing, Terusan Suez Bisa Tak Laku
-
Gertakan atau Ancaman Nyata? Klaim Donald Trump Tunda Serangan Bikin Iran Ketar-ketir
-
Usai Bertemu Trump, Xi Jinping Langsung Gelar Pertemuan Strategis dengan Putin
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari
-
OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi
-
Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo
-
Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500
-
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri
-
Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi