Mengenal Pembunuh Aramoc, Drone Milik Iran yang Bikin Isreal Kocar-Kacir [The Jerusalem Post]
Baca 10 detik
- Militer AS menyerang lokasi strategis di Bandar Abbas, Iran, untuk mengamankan jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz.
- Iran membalas serangan tersebut dengan menargetkan pangkalan udara AS, sementara Kuwait mengaktifkan sistem pertahanan udara nasionalnya.
- Ketegangan militer ini memicu lonjakan harga minyak dunia lebih dari tiga persen di pasar energi global.
Di tengah situasi panas tersebut, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Washington masih membuka peluang diplomasi dengan Iran.
Rubio menegaskan pemerintahan Presiden Donald Trump ingin memberikan kesempatan bagi negosiasi untuk berhasil.
Rubio mengakui pembicaraan dengan Iran menunjukkan sedikit kemajuan.
Namun, Rubio juga mengingatkan bahwa Amerika Serikat memiliki opsi lain jika jalur diplomatik tidak membuahkan hasil, termasuk kemungkinan serangan militer lanjutan.
Komentar
Berita Terkait
-
Bandar Abbas Dibombardir, Militer Iran Balas Dendam Serang Dua Pangkalan Udara AS
-
Donald Trump: Tidak Ada Satu Negara Pun Boleh Kendalikan Selat Hormuz
-
Harga Minyak Langsung Ugal-ugalan Usai Amerika Serang Iran Lagi
-
Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru
-
Dolar AS Ngamuk, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.900
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Ibu Santri di Lombok Tengah: Anak Saya ke Pesantren untuk Belajar Agama, Bukan Dibakar Hidup-Hidup
-
Lebih Cepat di Kejagung, Yusril Ungkap Alasan Berkas Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan
-
RUU Perampasan Aset Berpotensi Dirombak, DPR Bahas Pembentukan Lembaga Khusus
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Habiburokhman Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgen: Akan Kami Cek, Ditahan Apa Belum
-
Dalih Iseng Teror Bom SDN Srengseng, Polisi Gandeng Densus 88 Bongkar Motif Asli Pelaku
-
Prabowo Minta yang Pesimis Keluar dari RI, Pakar Komunikasi: Efektif tapi Berisiko Polarisasi
-
Kapolri Datangi Kejagung Usai Polemik Kasus Febrie Adriansyah, Tegaskan Tak Ada Konflik
-
Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas
-
BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan