- Serangan drone dan rudal Iran terhadap Bandara Internasional Kuwait pada 4 Juni 2026 menewaskan satu orang dan melukai enam puluh orang.
- Pemerintah Kuwait merespons serangan tersebut dengan melayangkan nota protes resmi serta mengusir dua diplomat Iran dari wilayah negaranya.
- Militer AS melancarkan serangan balasan di sekitar Selat Hormuz setelah Iran menargetkan fasilitas militer dan sipil di kawasan Teluk.
Dalam sebuah unggahan di X, ia memperingatkan bahwa setiap agresi akan dibalas dengan rentetan rudal dan drone.
Anwar Gargash, penasihat diplomatik presiden Uni Emirat Arab, mengatakan serangan berulang terhadap Kuwait dan Bahrain membutuhkan respons yang tegas dan kohesif dari negara-negara Teluk. "Agresi ini tidak hanya menargetkan satu negara saja, tetapi kita semua," tulisnya di X.
Sejak pertengahan Maret, Trump berulang kali mengatakan bahwa ia hampir mencapai kesepakatan untuk mengakhiri pertempuran dan membuka jalan bagi negosiasi mengenai isu-isu pelik termasuk masa depan program nuklir Iran.
Dalam wawancara podcast yang dirilis kemarin, Trump mengatakan Iran telah setuju untuk tidak memiliki senjata nuklir dan bahwa Khamenei terlibat dalam negosiasi.
Kemarin, serangan pesawat tak berawak Israel menewaskan sedikitnya enam orang di Lebanon selatan dan menargetkan sebuah mobil di selatan Beirut, kata sumber keamanan Lebanon, sementara Israel mengatakan telah mencegat pesawat musuh yang kemungkinan ditembakkan oleh Hizbullah.
Tidak ada tanggapan langsung dari militer Israel terhadap pertanyaan Reuters tentang serangan pesawat tak berawak tersebut, tetapi serangan terhadap mobil tersebut tampaknya menandai serangan terdekat ke Beirut sejak Trump meminta Israel untuk tidak menyerang ibu kota Lebanon, di bawah gencatan senjata parsial yang dimediasi AS yang diumumkan pada hari Senin.
Dalam komentarnya di podcast, Trump mengakui telah menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu "gila" selama percakapan telepon yang dilaporkan penuh dengan kata-kata kasar terkait pertempuran di Lebanon saat ia berupaya mencapai kesepakatan mengenai perang yang lebih luas.
"Pada suatu saat saya berkata, Bibi, kita harus menghentikan ini. Kita harus menghentikannya," kata Trump, merujuk Netanyahu dengan nama panggilannya.
Netanyahu mengatakan kepada CNBC dalam sebuah wawancara bahwa dia dan Trump terkadang memiliki "perbedaan taktik" tetapi mereka sepakat pada isu-isu utama yang berkaitan dengan Iran.
Baca Juga: Ekonomi Dicekik Sanksi AS, Rusia Tegaskan Dukungan Tanpa Henti untuk Kuba
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
BBRI Kembali Dilirik JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Tinggi Jadi Andalan
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget