News / Internasional
Selasa, 09 Juni 2026 | 14:06 WIB
Ketegangan di Teluk kembali meningkat kemarin ketika serangan Iran terhadap Kuwait merusak bandara dan melukai puluhan orang. [GulfTimes/AP]
Baca 10 detik
  • Juru Bicara Kemlu Iran, Esmaeil Baqaei, memperingatkan negara Barat agar berhenti memicu konflik demi dominasi geopolitik di Timur Tengah.
  • Pernyataan yang disampaikan melalui media sosial X pada Senin tersebut menegaskan bahwa pencipta kekacauan justru akan terperangkap sendiri.
  • Strategi memelihara instabilitas kawasan dinilai akan menjadi bumerang yang justru menghancurkan kekuatan global yang merancang konflik tersebut secara permanen.

Kehancuran Sang Hegemon

Kekuatan destruktif yang dilepaskan demi mendominasi bangsa lain pada akhirnya akan terlepas dari kendali dan berbalik memangsa sang penciptanya.

"Para pemicu perselisihan, sejatinya, bukanlah arsitek kekuasaan melainkan tawanan dari kekuatan yang mereka lepaskan."

"Sebab begitu terbangun, kekuatan semacam itu tidak membedakan antara sekutu dan musuh, tidak pula antara tangan yang memanggil mereka dan nyawa yang mereka telan."

"Penghinaan terakhir mereka tiba pada saat mereka menyadari bahwa senjata yang mereka tempa untuk menundukkan orang lain telah lepas dari kekangannya dan kini memiliki kehendaknya sendiri."

"Dalam kebangkitan yang pahit itu terletak kemiskinan sejati dari kekuasaan mereka—dan awal dari kejatuhan mereka yang tak terelakkan."

Latar Belakang: Ketegangan di Timur Tengah

Pernyataan Baqaei muncul di tengah eskalasi konflik yang terus memanas di kawasan Timur Tengah.

Selama beberapa dekade terakhir, intervensi militer asing dan berbagai kebijakan yang dinilai tidak konsisten terhadap hukum internasional disebut telah berkontribusi pada ketidakstabilan berkepanjangan di kawasan Asia Barat.

Baca Juga: Donald Trump Pede Akan Umumkan Kemenangan Mutlak Perang dengan Iran

Iran secara konsisten menentang campur tangan negara-negara asing yang dianggap memperburuk konflik dan memperdalam perpecahan di kawasan.

Melalui pernyataan tersebut, Teheran menegaskan bahwa dominasi yang dibangun di atas konflik dan penderitaan bangsa lain pada akhirnya akan menghadapi konsekuensinya sendiri.

Load More