- Polda Metro Jaya dan Kortastipidkor Polri menyelidiki tiga perkara korupsi melalui penyidikan gabungan di berbagai lokasi Jakarta dan Bogor.
- Penyidik telah memeriksa 15 saksi dan menyita sejumlah barang bukti guna mendalami dugaan korupsi yang sedang ditangani tersebut.
- Polisi belum menetapkan tersangka dalam perkara ini, namun akan mengumumkannya dalam waktu dekat setelah pengumpulan bukti selesai dilakukan.
Polda Metro Jaya sebelumnya memastikan penyidik akan memeriksa Jampidsus Febrie Adriansyah. Namun, jadwal pemanggilan belum diumumkan karena penyidik masih mendalami seluruh alat bukti dan materi perkara.
Penyidikan tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan batu bara PT PLN yang diduga berhubungan dengan peristiwa blackout di Sumatera, perkara PT Asabri periode 2020-2025, serta dugaan korupsi penyelesaian utang PT CBS kepada PT Krakatau National Resources (KNI).
Dalam rangkaian penggeledahan di sedikitnya 13 lokasi, penyidik menyita barang bukti bernilai fantastis, termasuk 74 kilogram emas batangan, uang tunai dalam berbagai mata uang senilai sekitar Rp476 miliar dari rumah di kawasan Sentul, sekitar Rp60 miliar dari Cafe de'CLAN Cipete, serta mata uang asing senilai sekitar Rp7,2 miliar dari sebuah money changer.
Rumah di Sentul belakangan diakui sebagai milik pribadi Febrie. Meski demikian, ia belum menjelaskan siapa pemilik emas dan uang tunai yang ditemukan di rumah tersebut.
Selain itu, penyidik juga menyita sebuah bingkai berisi foto keluarga yang masih didalami kaitannya dengan perkara. Seluruh barang bukti tersebut kini masih ditelusuri untuk mengungkap dugaan korupsi dalam tiga perkara yang sedang diusut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara