Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB
Titiek Soeharto bersedia menjadi Ketua Umum KB FKPPI [Istimewa]
BACA 10 DETIK
  • Sebanyak 34 Pengurus Daerah bersama tiga organisasi pendukung meminta Titiek Soeharto memimpin FKPPI periode 2026-2031 di Jakarta.
  • Penyerahan dokumen permohonan dukungan kepemimpinan organisasi tersebut berlangsung di Hotel Borobudur pada hari Rabu, 4 November 2026.
  • Titiek Soeharto menyambut positif serta menyatakan kesiapannya untuk menerima amanah sebagai Ketua Umum FKPPI periode mendatang.

Suara.com - Sebanyak 34 Pengurus Daerah (PD) Keluarga Besar FKPPI bersama tiga organisasi pendukung menyatakan dukungan kepada Titiek Soeharto untuk memimpin Keluarga Besar FKPPI periode 2026–2031.

Dukungan tersebut disampaikan melalui penyerahan dokumen permohonan kesediaan kepada Titiek Soeharto agar bersedia menjadi Ketua Umum KB FKPPI. Penyerahan berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Tiga organisasi pendukung yang turut menyatakan dukungan yakni Generasi Muda FKPPI (GM FKPPI), Himpunan Pengusaha dan Wirausaha FKPPI (HIPWI FKPPI), serta Wanita FKPPI.

Dokumen dukungan diserahkan Ketua PD KB FKPPI Lampung, H. Tony Eka Candra, mewakili para pengurus daerah. Penyerahan didampingi Ketua Umum GM FKPPI, Sandi Rahmat Mandela.

Sandi mengatakan, dukungan tersebut merupakan aspirasi bersama untuk menjaga keutuhan organisasi, memperkuat kaderisasi, serta memperluas kontribusi FKPPI bagi bangsa dan negara.

Menurutnya, seluruh elemen FKPPI perlu bersatu dengan mengedepankan komunikasi antargenerasi, sekaligus memberikan ruang bagi kader muda untuk melanjutkan pengabdian para senior.

"Kita menghormati pengabdian para senior dengan merawat apa yang telah dibangun dan meneruskan pekerjaannya. Adik-adik membawa semangat, para senior membawa pengalaman. Keduanya menjadi kekuatan ketika saling mendengar dan saling menguatkan," ujar Sandi, kepada wartawan.

Ia juga mengibaratkan FKPPI sebagai kapal besar yang harus siap menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, kehormatan mengenakan seragam organisasi harus dibarengi kontribusi nyata dalam menjawab persoalan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Sandi secara langsung memohon kesediaan Titiek Soeharto untuk menjadi nakhoda organisasi selama lima tahun ke depan.

"Mbak Titiek, kami memohon kesediaan untuk menjadi nakhoda kapal besar FKPPI. Bersama dukungan ini, kami membawa kesiapan untuk bekerja dan ikut memikul tanggung jawab. Mari kita jaga keluarga besar ini tetap bersatu dan membawa pengabdiannya semakin berarti bagi Republik Indonesia," katanya.

Gayung bersambut, Titiek Soeharto menyambut positif dukungan tersebut. Ia mengaku terharu sekaligus bangga atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Meski memiliki sejumlah kesibukan, mulai dari kegiatan kepartaian hingga menjalankan tugas sebagai Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek menyatakan kesiapannya untuk menerima amanah tersebut.

Ia mengaku terpanggil untuk memimpin FKPPI karena mencintai organisasi tersebut dan berharap FKPPI dapat kembali menunjukkan peran serta kontribusinya seperti pada masa kejayaan dahulu.

"Saya insyaallah merasa terpanggil untuk memimpin FKPPI ke depan," tegas Titiek.

Titiek juga mengungkapkan keinginannya untuk membangkitkan kembali kejayaan FKPPI. Menurutnya, organisasi yang menghimpun putra-putri keluarga purnawirawan TNI-Polri tersebut harus mampu memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan negara.

Terlebih, saat ini Indonesia dipimpin Presiden Prabowo Subianto yang juga merupakan purnawirawan TNI. Karena itu, ia mengajak seluruh keluarga besar FKPPI untuk mendukung program pemerintah.

"Kita ini harus menjadi bermanfaat bagi bangsa dan negara ini. Apalagi presidennya adalah purnawirawan. Sehingga kita putra-putri purnawirawan harus mendukung program beliau," pungkasnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com