Suara.com - Persaingan untuk mengembangkan mobil terbang semakin ketat. Setelah Uber mengumumkan gagasannya soal taksi terbang, Airbus tampil dengan konsep mobil swakemudi yang dilengkapi pesawat nirawak alias drone.
Konsep Airbus, yang dipamerkan di arena Geneva Motor Show 2017 pekan lalu, dikembangkan dalam kerja sama dengan rumah desain Italdesign. Kendaraan urban masa depan Airbus ini menggunakan pendekatan modular.
Mobil ini, yang dinamai "Pop.Up", menggunakan mesin listrik. Ruang untuk penumpang - mobil ini memang dirancang tanpa pengemudi - mirip kapsul dan bisa memuat dua orang.
Sementara pada sasis mobil terpasang dua motor listrik yang bisa menghasilan tenaga sebesar 80 tenaga kuda. Mesin ini bisa menempuh jarak maksimal 128km jika baterainya diisi penuh.
Nah, selain mesin listrik, Pop.Up juga bisa dibantu oleh sebuah drone raksasa. Drone ini bisa mengangkut kapsul penumpang - skenario yang brilian - terutama jika mobil terjebak di tengah kemacetan.
Dengan kata lain, saat mobil terjebak macet, penumpang bisa memanggil drone untuk datang dan membawa terbang kapsul tempat mereka menumpang ke lokasi tujuan.
Pop.Up sendiri akan beroperasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan yang kini sudah banyak dipasang sebagai otak mobil nirawak. Para penggunanya kelak hanya perlu memanggil mobil itu menggunakan aplikasi pada ponsel.
Setelah menjemput dan mengantar penumpang ke tempat tujuan, mobil Airbus ini akan segera pergi untuk menjemput pengguna lain.
"Menambah dimensi ketiga dalam jaringan tranportasi multimoda tak diragukan lagi akan meningkatkan kualitas hidup kita," kata Mathias Thomson, General Manager Airbus Urban Air Mobility.
Sayangnya, jelas Thomson, konsep ini belum bisa diterapkan dalam waktu dekat. Pop.Up masih butuh banyak penyempurnaan dan sistem transportasi baru ini diperkirakan akan siap digunakan sekitar tujuh hingga 10 tahun lagi. (Tech Time)
Berita Terkait
-
Kemenhub: Seluruh Pesawat Airbus A320 di Indonesia Layak Operasi
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Vietjet Laporkan Borong 100 Airbus A321neo dan Mesin Rolls-Royce US$3,8 Miliar
-
Armada Langit RI Makin Gahar! Pesawat Raksasa Canggih Kedua Pesanan Prabowo Tiba Februari 2026
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125