Suara.com - Data penjualan kendaraan bermotor menjadi tolak ukur pergerakan industri otomotif Tanah Air dan Asosiasi kendaraan baik roda dua ataupun roda empat kerap melaporkan data penjualan setiap bulannya. Namun, belakangan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meminta agar data penjualan tidak lagi disebar asosiasi. Menanggapi hal tersebut, Direktur Penjualan dan Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya meyerahkan sepenuhnya ke asosiasi.
"Kami berkordinasi dengan Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI). Karena itukan yang ditanyakan asosiasinya bukan kami. Jadi tergantung dari asosiasi, kita kan tergabung di asosiasi," kata Thomas, beberapa waktu lalu, di Jakarta Pusat.
Selain itu, beredar anggapan bila data penjualan selalu disebar akan menimbulkan kartel. Dimana tentu akan terjadi persaingan yang tidak sehat antar produsen yang merugikan konsumen.
"Kami sih melihat itu tidak ada hubungannya. Apapun yang dilakukan agen pemegang merek (APM) itu tentunya fokus kepada konsumen dan memenuhi kebutuhan konsumen," ujar Thomas.
Sebelumnya, KPPU menyatakan, jika sesama pelaku usaha mengetahui data penjualan, mereka khawatir akan terjadi oligopoli atau kondisi pasar, terkait penawaran barang dikuasai oleh beberapa perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD
-
Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya
-
Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty
-
Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur
-
Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme
-
Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu
-
Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding
-
Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara
-
Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M